<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229</id><updated>2011-11-28T19:20:24.559+07:00</updated><category term='Buku Harian'/><category term='lucu'/><category term='Hobi'/><category term='Profil'/><category term='kesehatan'/><category term='Dunia Sipil'/><title type='text'>Sacharosa</title><subtitle type='html'>saksi sebuah perjalanan hidup</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>21</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229.post-6166376367455249977</id><published>2011-01-12T19:37:00.013+07:00</published><updated>2011-01-12T20:50:21.813+07:00</updated><title type='text'>Tanjung Bira</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TS2iWHSZ2-I/AAAAAAAAAZ4/jdUXmS3Otsk/s1600/cover.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 250px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TS2iWHSZ2-I/AAAAAAAAAZ4/jdUXmS3Otsk/s400/cover.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5561279615669492706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah lama rasanya tidak update tentang jalan-jalan di blog ini. Hampir saja saya lupa bagaiama caranya menulis. Sebenarnya banyak sekali yang bisa saya ceritakan mengingat empat bulan terakhir saya dipindah tugaskan ke tempat baru, tempat yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya, tempat itu bernama Celebes atau Sulawesi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekarang saya bekerja di Makassar, tepatnya pada Proyek Pembangunan Gedung Rumah Sakit Pendidikan (Teaching Hospital) Universitas Hasanuddin. Di tengah-tengah kesibukan proyek yang tidak mengenal tanggal merah ternyata saya masih bisa menyempatkan diri berwisata menjelajahi pulau ini. Penjelajahan dimulai dari Sulawesi Selatan, mudah-mudahan di waktu depan saya bisa berkunjung ke wilayah Sulawesi lainnya. Amin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 238); -webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TS2o9OwFu3I/AAAAAAAAAbI/_VPhtEQ_3Cs/s400/P-122.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5561286884757715826" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 236px; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;I&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;ni proyek yang sedang tim saya kerjakan, semoga dapat selesai tepat waktu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Awalnya saya buta sama sekali tentang Sulawesi, saya hanya tau tempat-tempat bagus di pulau ini sebatas di Bunakaen atau Wakatobi, selebihnya tidak ada. Setelah mendapat informasi dari rekan kerja saya yang merupakan orang asli Sulawesi, akhirnya saya mendapatkan banyak informasi tentang tempat-tempat menarik yang harus dikunjungi. Ternyata banyak sekali obyek-obyek wisata bertaraf internasional di pulau ini. Untuk kesempatan kali ini saya ingin bercerita tentang Tanjung Bira. Check this out!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jumat, 31 Desember 2010, saya bersama kontributor saya tercinta berencana melewati malam pergantian tahun di Pantai Bira. Sekitar pukul 10.00 WITA kami berangkat dari Kota Makassar. Bagi para backpackers yang ingin mengunjugi kota Makassar saya kasih info penginapan murah dengan kualitas jempolan, namanya Wisma Jampea, &lt;a href="http://www.wismajampea.com/"&gt;www.wismajampea.com&lt;/a&gt;. Letaknya sangat strategis, dekat dengan Karebosi dan Pantai Losari. Jika dari Bandara Sultan Hasanuddin kita naik saja bus Damri dengan tarif Rp 15.000,- menuju ke pusat kota, kemudian turun di China Town. Di sanalah letak wisma ini. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rute awal menuju Tanjung Bira adalah dengan naik 'pete-pete' menuju Terminal Malengkeri. Pete-pete adalah sebutan untuk angkot di sini. Orang Makassar sangat medok, lebih parah daripada orang Jawa. Jadi jika ingin tanya jurusan angkot, jangan lupa ngomong 'pete-pete', jika tidak dijamin mereka tidak akan paham. ongkos pete-pete jauh dekat adalah Rp 3000,-&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 238); -webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TS2iWIlGKQI/AAAAAAAAAaA/UkSiQ2cm18M/s400/DSC00020.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5561279616016328962" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pete-pete yang biasa saya tumpangi ke proyek (kalo ditinggal jemputan karena bangun kesiangan,, hehe..)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanjung Bira terletak di daerah paling selatannya Sulawesi Selatan, yaitu di Kabupaten Bulukumba, 200 km dari Kota Makassar. Dari Terminal Malengkeri kami naik 'panther' menuju Bulukumba. Tarifnya Rp 35.000,-. Jika beruntung anda bisa mendapatkan angkutan yang bersedia mengantarkan langsung sampai Tanjung Bira, tentunya dengan tambahan ongkos. Menuju Tanjung Bira kita akan melewati Kabupaten Gowa - Takalar - Jeneponto - Bantaeng - Bulukumba. Perjalanan membutuhkan waktu kurang lebih 4 jam. Keadaan jalanan cukup bagus, hanya sedikit rusak ketika akan memasuki Kabupaten Bulukumba. Kendaraan bisa melaju kencang tanpa hambatan berarti, biasanya angkutan umum akan berhenti di Jeneponto untuk beristirahat makan. Pemandangan sepanjang perjalanan sungguh indah karena jalur ini berada di tepi garis pantai Selat Makassar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pukul 16.oo WITA kami tiba di Terminal Bulukumba. Kami melanjutkan perjalanan naik pete-pete berwarna merah jurusan Tanah Beru - Tanjung Bira. Ongkos menuju Tanjung Bira dari Terminal Bulukumba sebesar Rp 10.000,-. Ada hal menarik saat perjalanan menggunakan pete-pete ini. Ternyata rasa kekeluargaan masyarakat di sini sangat kuat. Bayangkan saja pete-pete ini menjemput penumpang sampai ke depan rumah mereka, mau masuk ke dalam gang-gang pemukiman warga, bahkan mau menunggu berjam-jam karena penumpang tersebut belum siap. Bukan hanya itu, jangan kaget jika angkutan ini sering berhenti di tengah-tengah perjalanan mengikuti request dari penumpang. Ada yang minta singgah untuk mengantarkan titipan buat keluarganya, ada juga yang ingin mampir untuk membeli ikan atau sayuran yang dijual di pinggir jalan. Kami sukses dibuat geregetan olehnya, rencana kami untuk menikmati sunset terakhir tahun 2010 di tepi Pantai Bira terancam gagal. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya waktu tempuh normal dari Bulukumba menuju Tanjung Bira kurang lebih 1 jam. Karena hal-hal tak terduga seperti tersebut di atas kami memakan waktu lebih lama 1 jam dari waktu normal. Kami tiba di Pantai Bira pukul 18.00 WITA. Alhamdulillah masih belum terlambat untuk melihat sunset. Keadaan pantai ramai sekali waktu itu. Ternyata banyak orang yang ingin melewati malam tahun baru di sini. Setelah puas menikmati pemandangan matahari terbenam (walaupun tidak terlihat jelas karena cuaca mendung), kami pun berkeliling mencari penginapan. Tidak perlu khawatir, tersedia banyak penginapan di sini. Mulai dari tarif rupiah sampai dengan tarif euro. Untuk tarif rupiah harga menginap satu malam berkisar mulai dari 150 rb sampai dengan 600 rb. Nama penginapan-penginapan di sana antara lain Bira Beach Inn, Sapolohe, Anda Hotel, Bira View, dsb.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 238); -webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TS2iXAoFAsI/AAAAAAAAAaY/LMAcUstRh7s/s400/DSC06393.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5561279631061222082" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;Sunset terakhir 2010 di Pantai Bira&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 238); -webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menanti malam pergantian tahun, saya bersama kontributor saya duduk-duduk santai di tepi Pantai Bira. Suasana sangat ramai, penuh sesak oleh para wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Tapi suasana ramai tersebut tidak mengurangi suasana keromantisan pantai ini, wue ee ee. Menjelang detik-detik pergantian tahun ratusan kembang api dinyalakan, suasana menjadi meriah, langit menjadi berwarna-warni, dan udara pun dibuat hangat olehnya. Orang-orang terlihat sangat antusias di malam ini, begitu juga dengan kami berdua, tentu mereka pun punya doa, harapan, dan cita-cita di tahun mendatang. Semoga semua harapan itu bisa terwujud dan keadaan negri ini menjadi lebih baik.. Amin..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 238); -webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TS2jHfrffTI/AAAAAAAAAag/37UbwaMrixA/s400/DSC06400.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5561280464030760242" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 297px; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;Pesta kembang api ala Makassar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 238); -webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keesokan paginya, setelah menyantap sarapan, kami berdua berjalan-jalan menyusuri pantai. Cuaca pagi itu sangat cerah, sinar matahari yang bersinar terang semakin menelanjangi keindahan pantai ini. Pantai Bira kembali menelan korban. Kami berdua adalah korban selanjutnya. Tidak berlebihan memang kalo saya menjuluki pantai ini dengan sebutan Wheat Flour Beach, karena memang pasir putihnya yang terasa sangat lembut seperti tepung terigu. Tidak rela rasanya berjalan menggunakan alas kaki, karena khawatir akan merusak kehalusan pasir di pantai ini :D. Airnya pun sangat jernih, bewarna biru muda, perpaduan antara air asin dan air tawar. Saking jernihnya saya berpikiran jika Sang Pencipta menguras pantai ini setiap hari.. hehe.. Ombak di pantai ini juga sangat tenang, mungkin karena letaknya yang terlindung oleh Pulau Selayar. Sangat mengasyikkan sekali bermain air di sini. Jika ingin bersantai di atas air anda bisa menyewa ban atau jika anda ingin berteriak lepas terdapat juga permainan banana boat. Hanya satu saran dari saya: Anda harus datang ke sini!! b^^d&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 238); -webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TS2jHqNrUfI/AAAAAAAAAao/UGk538Py6J0/s400/DSC06410.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5561280466858496498" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 225px; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;Suasana pantai sangat ramai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 238); -webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 238); -webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TS2jH_ySHpI/AAAAAAAAAaw/n1KmbtpuGFw/s400/DSC06432.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5561280472649178770" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 259px; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;Pasir putihnya sangat halus sepeti tepung terigu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 238); -webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari tepi Pantai Bira, dalam jarak yang cukup dekat Anda akan melihat sebuah pulau di seberang sana. Nama pulau itu adalah Pulau Liukang Loe. Kami pun tertarik untuk mengunjungi pulau itu. Setelah berkeliling mencari informasi akhirnya kami menemukan cara bagaimana menuju ke sana. Ternyata di pinggir-pinggir pantai terdapat beberapa perahu yang disewakan untuk menuju ke pulau itu. Tarif sewa perahu sebesar Rp 200.000,- muat untuk 15 orang penumpang. Kami pun berangkat menuju ke Pulau Liukang Loe diantar oleh seorang awak kapal bernama Bapak Oemar, Nama lengkapnya Oemar 'Bira', hehe.. kami tertawa saat mendengar bapak itu memperkenalkan namanya. Sebuah nama yang labil menurut saya, mungkin jika dia tinggal di Hawaii namanya akan berubah menjadi Oemar Hawaii.. :)).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 238); -webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TS2ren-lvBI/AAAAAAAAAbQ/18pUWeeG00M/s400/LIUKANG.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5561289657488358418" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 253px; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pulau Liukang Loe dilihat dari Pantai Bira&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perjalanan menuju Pulau Liukang Loe memakan waktu kurang lebih 15 menit. Sepanjang perjalanan Bapak Oemar tidak pernah berhenti bercerita. Dia banyak bercerita tentang keindahan pantai ini, tentang para langganannya yang merupakan orang-orang besar, tentang masa mudanya dulu, dan tentang sejarah bagaimana dia bisa sampai di pulau ini. Jika dari logatnya berbicara anda akan mengira jika bapak ini orang asli Sulawesi, karena walaupun berbahasa Indonesia tapi logat Bugisnya masih kental terdengar. Dugaan kami ternyata salah, Pak Oemar ternyata asli Glenmore. Mungkin sebagian dari anda tidak tahu dimanakah daerah tersebut, tapi saya tidak, saya tahu betul daerah tersebut karena saya sering lewat sana :). Letaknya ada di Propinsi Jawa Timur, tepatnya antara Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi. Pak Oemar sudah tujuh tahun merantau ke Sulawesi, dulunya dia bekerja sebagai awak sebuah kapal barang. Singapura dan Malaysia sudah sering ia kunjungi, gajinya pun tergolong cukup tinggi, tetapi itu semua tidak menjamin ia betah bekerja di sana. Ternyata hatinya tertambat di sini, bersama teman-temanya ia memutuskan untuk tinggal dan mengadu nasib di pulau ini. "Dulu pulau ini sepi, tidak ada orang yang berkunjung ke sini, saya dan teman-teman yang memperkenalkan keindahan pulau ini kepada para wisatawan", ujarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tiba di Pulau Liukang Loe, tiba-tiba Pak Oemar menghentikan perahunya sekitar 1 km dari bibir pantai. Kami bertanya-tanya mengapa jauh sekali dia menambatkan perahunya. Kemudian dia menyodorkan alat snorkling kepada kami lengkap dengan pelampungnya. Sebelumnya kami memang sudah melihat jika ia membawa banyak sekali pelampung dan alat snorkling di ujung perahunya. Tetapi kami memang tidak ada niatan sama sekali untuk snorkling di pulau ini, karena mengira pasti hanya ada hamparan pasir putih di bawah sana. Dia terus membujuk, dia bilang jika pemandangan di bawah sana sangat cantik, kami tidak akan pernah menyesal menerima tawarannya. Akhirnya kami pun terbujuk rayuan manisnya. Dengan harga sewa Rp 50.000,- akhirnya mas kawin berupa seperangkat alat snorkling pun kami terima.. hehe..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jujur saya malu mengatakan hal ini. Saya mengaku sebagai seorang backpacker, banyak pantai sudah saya kunjungi, tetapi saya belum pernah sekali pun snorkling,, hehe.. Ini adalah pengalaman pertama saya. Partner saya pun juga begitu rupanya, bahkan berenang saja ternyata dia tidak bisa,, ckckck.. Untung saja bapak Oemar dengan sabar mau mengajari kami berdua. Dia mengajari kami bagaimana cara memakai pelampung, cara memakai kacamata selam, cara mengambil napas yang benar dan sebagainya. Saat-saat pertama mencelupkan kepala ke dalam air adalah saat-saat yang paling sulit. Kami berdua sering sekali tersedak air laut. Saya pun melihat ke arah partner saya yang dari tadi batuk-batuk karena menelan air laut, matanya merah dan ada cairan kental keluar dari hidungnya,, hahaha,, menjijikkan.. &gt;,&lt;&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 238); -webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TS2jIMmJ2RI/AAAAAAAAAa4/a-tuHhnJtLg/s400/DSC06462.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5561280476087965970" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saya dan dia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 238); -webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tubuh kami terapung-apung bebas di atas lautan, pandangan kami sudah tidak lagi tertuju ke daratan, tapi ke dasar permukaan laut menikmati indahnya alam laut. Kami hanya membiarkan tubuh kami terombang-ambing terbawa arus laut yang tenang, entah kemana tubuh ini akan dibawanya. Ternyata laut di sini terlampau tenang, dari tadi kami hanya terombang ambing di dekat perahu, padahal kami kira kami sudah berada berkilo-kilo jauhnya dari perahu. Dasar pemula, melihat kami Pak Oemar langsung turun tangan, takut janji-janjinya tentang keindahan terumbu karang di sini kami anggap omong kosong akhirnya ia membimbing kami menuju spot-spot cantik di laut ini. Dengan otot-ototnya dia mendorong kaki kami sehingga tubuh kami bergerak maju membelah lautan. Nampaknya dia sudah hafal betul setiap jengkal lautan pulau ini. Terima kasih bapak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekarang saya sedikit mengerti tentang laut, jika anda lihat air laut itu dari kejauhan berwarna biru muda, itu tandanya  pasti ada terumbu karang di bawahnya. Sama halnya dengan lautan di Pulau Liukang Loe ini, airnya sangat jernih, terlihat berwarna biru muda dari kejauhan, dan ternyata terumbu karang tumbuh subur di bawahnya. Subhanalloh, cantik sekali pemandangan bawah laut di sini. Pemandangan seperti ini belum pernah saya lihat sebelumnya kecuali di televisi dan alam mimpi. Ingin sekali mengabadikannya dengan kamera saya, tapi apa daya jangankan menyelam ke dalam air, terkena percikan air saat perjalanan tadi saja kamera saya sudah ngambek tidak mau menyala :( &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pak Oemar tanpa lelah terus mendorong tubuh kami menyusuri lautan. Kurang lebih satu kilometer jauhnya kami menjelajahi lautan Pulau Liukang Loe. Sesekali dia berhenti, kemudian menjelaskan tentang biota laut yang ada di sana. Dia hafal jenis-jenis ikan yang hidup di laut ini. Saat saya meminta untuk membawa pulang bintang laut berwarna biru, dia tidak mengijinkannya. Pak Oemar sangat peduli terhadap kelestarian taman laut di sini. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TS2iWXLjmkI/AAAAAAAAAaI/6MNhdzjkpGs/s400/derawanunderwater14.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5561279619935738434" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px; " /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kira-kira seperti inilah bintang laut berwarna biru yang ingin saya bawa pulang -_-'&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah lelah ber-snorkling kami pun istirahat di pantai Pulau Liukang Loe. Pemandangan pantai ini sungguh indah. Airnya sangat jernih, walaupun pasir di pantai ini tidak selembut di Pantai Bira. Sayang sekali kamera saya masih tidak mau menyala, jadi saya tidak sempat mengabadikan pemandangan di pulau ini. Jika anda berencana berwisata ke pulau ini, saran saya sempatkan juga mampir ke Pulau Kambing, letaknya tidak jauh dari Pulau Liukang Loe. Menurut Pak Oemar pemandangan laut di sana tidak kalah bagusnya dengan Pulau Liukang Loe. Di sana terdapat palung laut yang curam, dan sering juga dijumpai ikan hiu. Tetapi mereka sangat ramah, tidak mengganggu manusia yang sedang diving. Karena waktu kami terbatas, kami tidak bisa meneruskan petualangan ke sana. Tapi tenang, kami sudah memasukkannya dalam daftar tempat wajib dikunjungi. Di waktu depan pasti kami akan kembali b^^d&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7395607507453175229-6166376367455249977?l=sacharosa-rizki.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/6166376367455249977/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2011/01/tanjung-bira.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/6166376367455249977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/6166376367455249977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2011/01/tanjung-bira.html' title='Tanjung Bira'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TS2iWHSZ2-I/AAAAAAAAAZ4/jdUXmS3Otsk/s72-c/cover.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229.post-4699292497334917792</id><published>2010-12-18T07:28:00.021+07:00</published><updated>2010-12-22T08:58:31.684+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hobi'/><title type='text'>Ijinkanlah Aku Rindu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ijinkanlah Aku Rindu, kalimat tersebut saya kutip dari sebuah lirik lagu ciptaan Ebiet G Ade, berjudul "Elegi Esok Pagi". Lirik lagu memang terkadang bisa mewakilkan perasaan seseorang. Ribuan lirik telah terlahir di dunia ini dan dari ribuan tersebut pasti ada beberapa yang mengena pada kita. Tanpa disadari entah mengapa tiba-tiba saya tersentuh oleh lirik lagu lawas ini, padahal ketika lagu ini diciptakan saya belum lahir. Inilah yang dinamakan kekuatan lagu. b^^d&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Ijinkanlah kukecup keningmu&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;  &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Bukan hanya ada di dalam angan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Esok pagi kau buka jendela&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Kan kau dapat seikat kembang merah&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Engkau tahu aku mulai bosan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Bercumbu dengan bayang-bayang&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Bantulah aku temukan diri&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Menyambut pagi membuang sepi&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Ijinkanlah aku kenang&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Sejenak perjalanan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Dan biarkan ku mengerti&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Apa yang tersimpan di matamu&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Barangkali di tengah telaga&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Ada tersisa butiran cinta&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Dan semoga kerinduan ini&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Bukan jadi mimpi diatas mimpi&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Ijinkanlah aku rindu&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Pada hitam rambutmu&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Dan biarkan ku bernyanyi&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Demi hati yang risau ini&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Barangkali di tengah telaga&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Ada tersisa butiran cinta&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Dan semoga kerinduan ini&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Bukan jadi mimpi diatas mimpi&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pagi ini, Jum'at 17 Desember 2010 di tengah suara derasnya air hujan, di tengah bisingnya suara pekerja bangunan yang tak pernah lelah mendirikan gedung ini, dan di tengah kesibukan menyelesaikan segala permasalahan proyek, terdengarlah lagu ini. Walaupun dengan volume yang kecil jika dibandingkan dengan segala kebisingan yang ada tetapi lagu ini telah sukses menculik telinga dan hati saya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya benci rindu. Hampir sama seperti racun, jika ia mulai menyerang dan sedikit saja terlintas di kepala harus sesegera mungkin disingkirkan, cepat-cepat dicegah sebelum ia berhasil menyerang ke pusatnya, yaitu 'hati'. Bukan karena saya tidak sayang pada orang terkasih, tetapi karena rasa itu sungguh menyiksa, tidak ada obatnya, kecuali dengan bertemu langsung. Dear God the only thing I ask of you is to hold her when I'm not around (nyanyi lagi deh,, hehe..)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bulan Desember sebentar lagi berakhir. Hari bersejarah bagi kami semakin dekat. 1 Januari 2011 nanti, tepat 1 tahun umur hubungan ini. Suka duka sudah kami lalui, ternyata tidak mudah memang membangun sebuah hubungan (apalagi jarak jauh). Saya ingin bertemu dia di hari itu, banyak hal yang ingin saya bicarakan, banyak hal yang ingin saya tanyakan, banyak hal yang ingin saya ceritakan.. semoga saja bisa.. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kenangan yang tersisa: &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TRBziUq-aHI/AAAAAAAAAZs/2j-gX7E8dfw/s1600/27.JPG"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TRBziUq-aHI/AAAAAAAAAZs/2j-gX7E8dfw/s400/27.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5553065374049527922" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2 Januari 2010 @WBL (Wisata Bahari Lamongan) dalam rangka Family Gathering PT. Merak Jaya Beton, perusahaan tempat dia pertama kali bekerja. Ini adalah pertama kali kami jalan-jalan bareng berdua. Sempat kaget juga karena langsung diberi ijin oleh orang tuanya, suatu kehormatan bagi saya diberi kepercayaan seperti ini. Walaupun masih malu-malu kucing tapi saya merasa senang sekali waktu itu. Dia membuatku merasa nyaman ada di dekatnya. Sejak saat itu kami jadi sering keluar bareng.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TQwT7fa0DvI/AAAAAAAAAY0/IiBSKOcAve8/s400/DSC03407.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5551834353408151282" style="text-align: justify; display: block; margin: 0px auto 10px; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;17 Januari 2010 @Montupa (Monumen Tugu Pahlawan Surabaya). Rencana awalnya ingin jalan-jalan ikut Surabaya Heritage Track, tapi apadaya kami terlambat mendaftar, ternyata pesertanya sudah full. Sebagai orang asli Surabaya, dia berhasil menjadi guide yang baik, dia langsung mengajakku mengunjugi Montupa. Tempat yang belum pernah saya kunjugi sebelumnya walaupun sudah kuliah selama 4 tahun di Surabaya. Tengkyu, kamu memang paling pinter membuatku tidak pernah merasa bosan. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TQwT7quFITI/AAAAAAAAAY8/zlSbf_Ws3uU/s1600/DSC03573.JPG"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TQwT7quFITI/AAAAAAAAAY8/zlSbf_Ws3uU/s400/DSC03573.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5551834356441751858" style="text-align: justify; display: block; margin: 0px auto 10px; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;24 Januari 2010 @Museum Sampoerna dalam rangka mengikuti Surabaya Heritage Track. Rencana kami akhirnya terwujud. Tur gratis keliling Kota Surabaya naik Bus Sampoerna melihat-lihat warisan budaya di Kota Surabaya. Pengetahuanku tentang kota ini bertambah, sebuah kota yang punya nilai sejarah tinggi. Kota yang tidak pernah mungkin saya lupakan, banyak kenangan indah di sini. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa bulan kemudian kami harus berpisah. Urusan pekerjaan yang mengharuskan kami berpisah. Saya ditugaskan ke Makassar sedangkan dia ditugaskan ke Asam-Asam, Kalimantan Selatan. Tidak mudah lagi untuk bertemu, hobi nonton di setiap akhir pekan harus berakhir, hobi makan di Mahkota Royal Plaza harus berakhir, hobi jalan-jalan keliling kota pun juga harus berakhir. Tapi satu yang pasti, hubungan ini tidak boleh berakhir, kami tidak akan menyerah pada keadaan :)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TQwT70kTn5I/AAAAAAAAAZE/cYQoEa7JuVY/s400/DSC04967.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5551834359085113234" style="text-align: justify; display: block; margin: 0px auto 10px; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;13 September 2010 atau H+3 Hari Raya Idul Fitri 1431 H @Gunung Bromo Probolinggo. Momen yang pas untuk silaturahmi, ini adalah pertama kali dia kukenalkan kepada keluargaku di Jember. Dulu dia pernah bilang kalau ingin sekali melihat Gunung Bromo, dan saya berjanji akan membawanya ke sana suatu hari nanti. Senang sekali bisa mewujudkan keinginannya saat itu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TQwWY95HKzI/AAAAAAAAAZU/99V_ilw6Cg8/s1600/DSC05040.JPG"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TQwWY95HKzI/AAAAAAAAAZU/99V_ilw6Cg8/s400/DSC05040.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5551837058827758386" style="text-align: justify; display: block; margin: 0px auto 10px; cursor: pointer; width: 400px; height: 298px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;14 September 2010 @Pantai Papuma Jember. Obyek wisata andalan kota Jember. Berkunjung ke Jember belum lengkap jika tidak ke pantai ini. Pemandangannya indah dan masih alami. Suatu hari nanti saya akan mengajaknya main-main lagi ke kota ini.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TQwXXt-qY4I/AAAAAAAAAZk/Bm4cU8BHGEk/s1600/DSC05526.JPG"&gt;&lt;img style="text-align: justify; display: block; margin: 0px auto 10px; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TQwXXt-qY4I/AAAAAAAAAZk/Bm4cU8BHGEk/s400/DSC05526.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5551838136887829378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;17 Nopember 2010 @Samalona Island Makassar. Dia mengunjungiku ke Makassar. Kami banyak menghabiskan waktu berdua. Kuajak dia menjelajahi Kota Makassar. Walaupun hanya 2 hari kita bertemu, tapi itu sungguh berharga, karena waktu sekarang sudah menjadi barang yang sangat mahal &gt;,&lt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TQwWZF0fLoI/AAAAAAAAAZc/s6sswghUcEY/s1600/DSC05682.JPG"&gt;&lt;img style="text-align: justify; display: block; margin: 0px auto 10px; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TQwWZF0fLoI/AAAAAAAAAZc/s6sswghUcEY/s400/DSC05682.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5551837060955844226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;17 Nopember 2010 @Trans Studio Makassar. Seharian penuh kita jalan-jalan mengelilingi kota Makassar, walaupun capek tapi kita tidak pernah mengeluh. Kami benar-benar memanfaatkan waktu bersama. Bermain-main wahana di Trans Studio mengingatkan saya pada awal-awal dulu kita pacaran. Seperti dejavu, kami mencoba semua permainan di sini, sama seperti ketika di WBL dulu. Perasaanku juga sama seperti dulu, merasa nyaman ada di dekatnya, tidak pernah berubah.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7395607507453175229-4699292497334917792?l=sacharosa-rizki.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/4699292497334917792/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2010/12/ijinkanlah-aku-rindu.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/4699292497334917792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/4699292497334917792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2010/12/ijinkanlah-aku-rindu.html' title='Ijinkanlah Aku Rindu'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TRBziUq-aHI/AAAAAAAAAZs/2j-gX7E8dfw/s72-c/27.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229.post-8089005803626586688</id><published>2010-11-21T08:00:00.003+07:00</published><updated>2010-11-21T08:07:53.803+07:00</updated><title type='text'>Dear God</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TOhwp20zKiI/AAAAAAAAAYk/121ZXQL-jeg/s1600/Drops_2_by_highspire2k.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 268px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TOhwp20zKiI/AAAAAAAAAYk/121ZXQL-jeg/s400/Drops_2_by_highspire2k.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5541803205873314338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;A lonely road, crossed another cold state line&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Miles away from those I love&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Purpose hard to find&lt;/div&gt;&lt;div&gt;While I recall all the words you spoke to me &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Can't help but wish that I was there&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Back where I'd love to be&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dear God the only thing I ask of you&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Is to hold her when I'm not around&lt;/div&gt;&lt;div&gt;When I'm much too far away&lt;/div&gt;&lt;div&gt;We all need that person who can be true to you&lt;/div&gt;&lt;div&gt;But I left her when I found her&lt;/div&gt;&lt;div&gt;And now I wish I'd stayed&lt;/div&gt;&lt;div&gt;'Cause I'm lonely and I'm tired&lt;/div&gt;&lt;div&gt;I'm missing you again, oh no&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Once again&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;There's nothing here for me on this barren road&lt;/div&gt;&lt;div&gt;There's no one here while the city sleeps&lt;/div&gt;&lt;div&gt;And all the shops are closed&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Can't help but think of the times I've had with you&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pictures and some memories will have to help me through&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7395607507453175229-8089005803626586688?l=sacharosa-rizki.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/8089005803626586688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2010/11/dear-god.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/8089005803626586688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/8089005803626586688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2010/11/dear-god.html' title='Dear God'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/TOhwp20zKiI/AAAAAAAAAYk/121ZXQL-jeg/s72-c/Drops_2_by_highspire2k.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229.post-205397324821567469</id><published>2010-05-20T10:55:00.003+07:00</published><updated>2010-05-20T11:00:56.335+07:00</updated><title type='text'>S.E.W</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/S_SzHWXWumI/AAAAAAAAAYU/8J6ROt4oPQ0/s1600/goodbye.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 259px; height: 194px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/S_SzHWXWumI/AAAAAAAAAYU/8J6ROt4oPQ0/s400/goodbye.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5473196386005989986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;It is the time you have to go&lt;br /&gt;You know i’m gonna think of you&lt;br /&gt;Needing you, missing you a lot&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;And if you stay far from this land&lt;br /&gt;Would you still be loving me always&lt;br /&gt;Like all the love you gave to me before    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now it’s about eleven fourty five&lt;br /&gt;I’m still writing at my desk a song&lt;br /&gt;The song i hope you remember my true love for you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I can lie to myself&lt;br /&gt;That i don’t need you&lt;br /&gt;I’ll be waiting for you&lt;br /&gt;Although it take a million year&lt;br /&gt;I’ll be missing you my lady…now&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;now…now…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;na na na….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now i’ll be waiting for you&lt;br /&gt;Although it take a million years&lt;br /&gt;I’ll be missing you my lady&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;ps: &lt;span class="status-body"&gt;&lt;span class="status-content"&gt;&lt;span class="entry-content"&gt;“Just go to sleep, don’t worry. I’ll still love you tomorrow.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7395607507453175229-205397324821567469?l=sacharosa-rizki.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/205397324821567469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2010/05/sew.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/205397324821567469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/205397324821567469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2010/05/sew.html' title='S.E.W'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/S_SzHWXWumI/AAAAAAAAAYU/8J6ROt4oPQ0/s72-c/goodbye.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229.post-5339024016207084968</id><published>2009-11-21T16:44:00.013+07:00</published><updated>2009-11-21T22:08:38.825+07:00</updated><title type='text'>Madakaripura</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swf_VkmUJPI/AAAAAAAAAYM/y9D96u27iqI/s1600/wikimedia-org1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 266px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swf_VkmUJPI/AAAAAAAAAYM/y9D96u27iqI/s400/wikimedia-org1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406570623748285682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Madakaripura tersusun atas tiga kata yaitu: Mada Kari Pura, yang artinya “Tempat Tinggal Terakhir”. Sebuah tempat yang dipilih oleh Maha Patih Gajah Mada sebagai tempat bertapa untuk memperoleh kesentosaan hingga ia menjadi sakti mandraguna. Gajah Mada adalah seorang Patih dari Kerajaan Majapahit yang namanya sangat besar karena telah berjuang dengan gigih mempersatukan wilayah Nusantara (bukan hanya dari Sabang sampai Merauke tapi dari Wanin hingga Madagaskar). Di tempat ini pula ia menghabiskan sisa hidupnya, mempersiapkan diri untuk menuju nirwana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Semua orang pasti suka jalan-jalan. Jadi tidak susah bagi kami mengumpulkan personel untuk liburan kali ini. Yang menjadi masalah adalah menentukan tempat yang akan dituju. Karena setiap orang punya selera masing-masing dan untuk menyatukan itu semua bukan hal yang mudah. Setelah melalui perdebatan yang cukup alot akhirnya kami memutuskan untuk mengunjungi tempat wisata Madakaripura. Tempat ini dipilih karena menurut kami selain punya pemandangan alam yang bagus juga punya nilai historis yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Sabtu, tanggal 14 Nopember 2009, pukul 01.30 WIB tim berangkat dari Surabaya, tepatnya dari Sacharosa 63. Tim yang diberi nama Tim 8 atau TPF (Tim Pencari Foto) berangkat dengan mengendarai Kijang Innova, yang merupakan mobil sewaan. Tim tidak langsung menuju Madakaripura, tetapi menuju Penanjakan terlebih dahulu untuk menikmati sunrise. Dikemudikan oleh brother Harys dan dinavigatori oleh brother Fajar (brother adalah sebutan wajib bagi sesama anggota Sacharosa), mobil melaju dengan kecepatan tinggi. Harap maklum jika kami tergesa-gesa karena jam keberangkatan telah molor sekitar 1,5 jam dari yang direncanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe42SsAZwI/AAAAAAAAAV8/Y6Abl_PPcO0/s1600/2.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 278px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe42SsAZwI/AAAAAAAAAV8/Y6Abl_PPcO0/s400/2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406493120550430466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jadi hak milik selama 24 jam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Menuju Penanjakan dari Surabaya, jalan yang terdekat adalah lewat Pasuruan, kemudian masuk ke Desa Puspo. Medannya cukup berat, jalan sempit, menanjak dan berkelok-kelok, tapi untungnya kondisi aspal masih bagus. Sekitar pukul 03.30 WIB tim sampai di gerbang masuk Penanjakan. Lapor ke pos terlebih dahulu serta membayar tarif masuk Rp. 2500,- per orang dan parkir Rp. 6000,-. Sebagai informasi, jika menuju Bromo melewati jalur ini mobil pribadi diperbolehkan masuk. Berbeda dengan jalur Probolinggo, kita diharuskan untuk menitipkan kendaraan pribadi dan melanjutkan perjalanan menggunakan jeep/hardtop dengan biaya sewa sekitar Rp. 300.000,- . Hmm.. sama dengan ongkos sewa mobil kami satu hari :-O&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe42vGs7wI/AAAAAAAAAWE/fO8JgsgcZhE/s1600/3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 322px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe42vGs7wI/AAAAAAAAAWE/fO8JgsgcZhE/s400/3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406493128178593538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tim 8 (dari kiri: me, nurul, arbay, fajar, anin, hanif, harys, ocik)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Dari gerbang masuk menuju Penanjakan ternyata masih harus menempuh kurang lebih 10 km lagi. Jam-jam segini ternyata banyak sekali jeep yang menuju Penanjakan, untungnya kami berada di depan mereka. Tapi nampaknya mobil kami melaju terlalu lambat. Maklum, namanya saja mobil keluarga dan driver belum mengenal medan dengan baik. Karena jalanan sempit dan tidak mungkin untuk menyalip, jadilah mobil kami bagaikan safety car di balapan F1. Bedanya safety car yang satu ini tidak dihormati sama sekali, karena selalu diklakson oleh jeep-jeep di belakanng. Hufh. Tapi brother Harys bisa beradaptasi cepat dengan jalanan, dan akhirnya kami berhasil meninggalkan jauh jeep-jeep itu di belakang. Salut!!! Diburu waktu memang tidak mengenakkan. Perasaan kami waktu itu mungkin hampir sama dengan perasaan Sangkuriang, yaitu berharap agar matahari tidak terbit terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe43EC4OeI/AAAAAAAAAWM/vSukAVAErY4/s1600/4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 263px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe43EC4OeI/AAAAAAAAAWM/vSukAVAErY4/s400/4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406493133799700962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sudah diserbu turis&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Sekitar pukul 04.00 WIB akhirnya tim sampai di puncak Penanjakan, untung saja sang fajar belum datang. Tapi mengapa tempat ini begitu ramai, jangankan untuk mendapatkan sudut bagus mengambil gambar, untuk meletakkan tripod saja seperti tidak ada tempat. Wisatawan asing dan lokal yang jumlahnya hampir sama, tampak antusias sekali menunggu matahari terbit di sini. Jadilah sunrise tersebut hanya kami abadikan dalam hati dan pikiran masing-masing. Tapi brother Hanif, yang juga merupakan fotografer majalah ITS online, berhasil menemukan tempat bagus untuk foto-foto. Walaupun harus menuruni bukit yang agak curam, tapi tempat ini jauh dari jamahan wisatawan lainnya dan pemandangannya benar-benar mantabz. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Photo sesssion&lt;/span&gt; pun dimulai. Syiip bro!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe43e6BJhI/AAAAAAAAAWU/qf8wAetPIdA/s1600/5.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe43e6BJhI/AAAAAAAAAWU/qf8wAetPIdA/s400/5.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406493141010294290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Brother Hanif Santoso&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe8okIHT1I/AAAAAAAAAWc/uIpO8ieho0k/s1600/6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 267px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe8okIHT1I/AAAAAAAAAWc/uIpO8ieho0k/s400/6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406497282760068946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Nemu tempat sepi di bawah tower-tower&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe8o-rL_uI/AAAAAAAAAWk/4alncpJmgX0/s1600/7.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 279px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe8o-rL_uI/AAAAAAAAAWk/4alncpJmgX0/s400/7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406497289886498530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Foto-foto dulu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe8pMQkq5I/AAAAAAAAAWs/eHt0Xf0mtms/s1600/8.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 267px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe8pMQkq5I/AAAAAAAAAWs/eHt0Xf0mtms/s400/8.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406497293532965778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Cara liatnya kepalanya agak dimiringkan sedikit&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Setelah puas menikmati pemandangan di Penanjakan, perjalanan menuju Madakaripura dilanjutkan. Jalan yang harus dilalui adalah berupa turunan tebing dari puncak Penanjakan. Jalan begitu curam dan rem pun harus bekerja keras di sini. Sampai-sampai bau hangus rem tercium dari dalam mobil. Tapi pemandangan yang disuguhkan sungguh luar biasa dan benar-benar menakjubkan. Semua terlihat kecil sekali dari atas sini. Sungguh Allah Maha Besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe8psWcYjI/AAAAAAAAAW0/MM5b9U7brPo/s1600/9.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe8psWcYjI/AAAAAAAAAW0/MM5b9U7brPo/s400/9.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406497302147523122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gajah di pelupuk mata tak tampak, apalagi semut di seberang lautan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Selesai melewati turunan tajam, rintangan selanjutnya berupa lautan pasir. Tidak kalah berbahaya dengan medan sebelumnya, untung saja mobil kami tidak sampai terjebak di lautan pasir ini. Pemandangannya pun tidak kalah maknyus di sini. Setelah tadi melihat pemandangan dari ketinggian, sekarang kami disuguhi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;view&lt;/span&gt; dari bawah. Melihat dinding kaldera yang menjulang tinggi mengelilingi Gunung Bromo, sungguh megah rasanya. Obyek wisata Gunung Bromo pun akhirnya kami lewati. Sayang tidak sempat mampir, bukannya sombong, tapi karena tujuan utama tim adalah Madakaripura. Sampai jumpa Bromo lain waktu kami pasti mampir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe8p8mgQdI/AAAAAAAAAW8/dFJUqP0kiX8/s1600/10.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe8p8mgQdI/AAAAAAAAAW8/dFJUqP0kiX8/s400/10.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406497306509853138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Empuk-empuk gimana gitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SwfDfey2veI/AAAAAAAAAX0/1j_NyGboZAg/s1600/11.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SwfDfey2veI/AAAAAAAAAX0/1j_NyGboZAg/s400/11.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406504823291297250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kulonuwon Bromo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Sekitar pukul 10.00 WIB, akhirnya tim sampai juga di Madakaripura. Obyek wisata ini terletak di Desa Sapeh, Kecamatan Lumbang, sekitar 6 km dari lautan pasir Bromo. Di gerbang masuk terdapat patung seorang laki-laki bertubuh gempal dan rambut yang digelung membulat. Ya benar, itu adalah patung Gajah Mada. Memang terasa sekali kalau Gajah Mada merupakan ikon obyek wisata ini. Tarif masuk ke lokasi ini adalah Rp 2.500,- per orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SwfDfJlITWI/AAAAAAAAAXs/x31KXsZsv_k/s1600/1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 283px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SwfDfJlITWI/AAAAAAAAAXs/x31KXsZsv_k/s400/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406504817596583266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Model rambutnya Angga 'Maliq &amp;amp; d'essentials'&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Setelah memarkir mobil, kami didatangi oleh penduduk setempat yang menawarkan jasa sebagai guide untuk membantu meniti jalan menuju air terjun. Karena ini pertama kalinya kami ke sini, jadi kami mengiyakan saja penawaran tersebut. Awalnya bapak itu menawarkan harga Rp 50.000,- tetapi setelah tawar-menawar, harga akhirnya adalah Rp 30.000,-. Sebenarnya itu masih tergolong mahal, karena menurut pengalaman teman kami, warga sekitar sudah bersedia dengan dibayar Rp 10.000,- saja. Untuk menuju ke air terjun kami harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 2 km. Sesungguhnya di obyek wisata ini sudah disediakan jalan setapak atau pedestrian untuk pengunjung. Karena pernah terjadi longsor maka beberapa titik di pedestrian terputus, jadi kami harus bersusah payah menyebrang sungai dan melewati batu-batu. Tetapi sungguh itu semua malah menambah nikmatnya perjalanan ini. Walaupun di sungai juga banyak terdapat lintah, jadi harus tetap waspada!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe_lmQNfwI/AAAAAAAAAXE/fcNSn1H-Fck/s1600/12.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe_lmQNfwI/AAAAAAAAAXE/fcNSn1H-Fck/s400/12.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406500530326175490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jalan setapak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe_mKtnl2I/AAAAAAAAAXM/qzp0JhhfUoU/s1600/13.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe_mKtnl2I/AAAAAAAAAXM/qzp0JhhfUoU/s400/13.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406500540113196898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Korban lintah of the day adalah Fajar.. wkwkwk..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Setelah kurang lebih 15 menit berjalan, akhirnya tim sudah mendekati lokasi air terjun. Tidak terasa capek sama sekali, karena pemandangan selama perjalanan telah menghapusnya. Tebing-tebing tinggi di kanan dan kiri bagaikan ingin menjepit kami saja. Terdapat warung kecil, pos penjaga, dan toilet di sana. Guide pun mengingatkan untuk menyimpan barang-barang kami, karena deretan air terjun nanti bisa membuat kami basah kuyup. Di sana pun sudah ada yang berjualan tas kresek dan juga menyewakan payung seharga Rp. 2000,-. Setelah semuanya siap perjalanan pun dilanjutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata benar apa yang dikatakan oleh guide kami, untuk menuju air terjun utama kami harus lewat di bawah deretan air terjun kecil. Jumhlanya ada lima buah, disinilah letak keseruannya, seperti main hujan-hujanan, karena limpahan air tidak bisa dihindari sehingga membuat kami menjadi basah kuyup. Tapi ingat harus tetap waspada karena jalan yang dilalui cukup licin, tidak jarang di antara kami yang jatuh terpeleset saat menginjak batu. Pemandangan di titik ini pun sangat cantik, tidak heran jika sebuah produk air mineral memasangnya pada iklan mereka (Aqua, red).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe_mRFXsuI/AAAAAAAAAXU/HZkuDM52VJk/s1600/14.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 266px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe_mRFXsuI/AAAAAAAAAXU/HZkuDM52VJk/s400/14.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406500541823431394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Diunduh dari: www.wikimedia.org&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Mendekati air terjun utama, lorong semakin menyempit, jalanan berupa batu-batu terjal dan semakin sulit untuk dilewati. Akhirnya tim sampai pada sebuah jalan buntu berupa cerung sempit dengan diameter sekitar 25 m. Di sana terdapat sebuah air terjun yang sangat besar, dengan ketinggian sekitar 200 m. Air dengan kekuatan besar melimpah dari atas, jatuh ke kolam yang dalamnya sekitar 7 m. Suara gemuruh air pun terdengar keras sekali. Agak mengerikan memang karena kami serasa terkurung di dalam ruangan alam ini, seolah-olah berada di dasar sebuah tabung batuan yang tinggi. Di tengah-tengah air terjun ini terdapat sebuah goa yang menganga, konon di sanalah Gajah Mada menghabiskan sisa usianya untuk bertapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe_my08YhI/AAAAAAAAAXk/6wstPEfLVUI/s1600/tempatwisataindonesia1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 274px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe_my08YhI/AAAAAAAAAXk/6wstPEfLVUI/s400/tempatwisataindonesia1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406500550881337874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Diunduh dari: www.tempatwisataindonesia.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Keperkasaan yang dahsyat di Madakaripura inilah yang menjadi alasan Gajah Mada memilihnya sebagai tempat untuk menghabiskan sisa usia. Betapapun panjang sebuah perjalanan, pasti akan sampai juga pada titik akhir. Betapapun sempurna keindahan mentari pagi di ufuk timur, betapapun garang ia membakar bumi tepat di siang hari, ketika senja membayang, ia harus tenggelam juga. Lakon Gajah Mada telah pula sampai di ujungnya. Tragedi Bubat telah melukai begitu banyak pihak dan berdampak sangat luas. Gajah Mada ditempatkan sebagai pihak paling bersalah atas tragedi itu. Ia dihujat, dicaci, dan dicela. Namun, sesungguhnya sang legendaris ini juga merasa terluka. Ia terluka karena merasa kerja kerasnya selama dua puluhan tahun lebih pada akhirnya tak ada harganya sama sekali. Segala pengorbanan yang ia berikan untuk dapat menyatukan seluruh wilayah Nusantara di bawah panji-panji Majapahit justru gagal di langkah terakhir. Mungkin air terjun inilah yang menjadi saksi bisu kesedihan hati Sang Maha Patih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh tempat yang sangat sakral, tidak heran mendengar cerita guide kami jika Madakaripura juga sering dijadikan tempat semedi orang-orang yang ingin mencari ilmu batin. Tepat di samping air terjun besar itu, juga terdapat sebuah air terjun kecil yang bernama “Tirta Serwana”. Banyak orang yang mempercayai jika air dari “Tirta Serwana” ini berkhasiat memberikan kesembuhan dan membuat awet muda. Saya pun langsung mencoba menikmati guyuran air di sana, seperti pijat refleksi, enak sekali rasanya. Khasiatnya ternyata juga langsung terasa, yaitu gatel-gatel.. hehehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SwfDgKhwoxI/AAAAAAAAAYE/BB7EkIvMNt8/s1600/15.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 262px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SwfDgKhwoxI/AAAAAAAAAYE/BB7EkIvMNt8/s400/15.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406504835030754066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ini bukan Gajah Mada yang lagi mandi :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Sayang sekali derasnya cipratan air dari air terjun membuat kami mengurungkan niat untuk mengambil foto. Hanya kamera pocket yang digunakan untuk sekedar foto bersama. Jadi saya sertakan saja gambar-gambar yang didapat dari hasil browsing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe_mkxOlPI/AAAAAAAAAXc/RwGlicANczY/s1600/tempatwisataindonesia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 267px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swe_mkxOlPI/AAAAAAAAAXc/RwGlicANczY/s400/tempatwisataindonesia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406500547107656946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Diunduh dari: www.tempatwisataindonesia.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SwfDft16_5I/AAAAAAAAAX8/dfB193s37Sg/s1600/16.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 279px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SwfDft16_5I/AAAAAAAAAX8/dfB193s37Sg/s400/16.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406504827330690962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kami akan kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;NB:&lt;br /&gt;Thanks to Allah SWT atas keindahan yang telah diciptakan dan kesempatan bagi kami untuk menikmatinya. Terima kasih juga buat tim 8 atas waktunya, serta tidak lupa buat Brother Harys sebagai driver, benar-benar darah muda.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7395607507453175229-5339024016207084968?l=sacharosa-rizki.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/5339024016207084968/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/11/madakaripura.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/5339024016207084968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/5339024016207084968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/11/madakaripura.html' title='Madakaripura'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Swf_VkmUJPI/AAAAAAAAAYM/y9D96u27iqI/s72-c/wikimedia-org1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229.post-7582124040411676517</id><published>2009-10-01T14:52:00.008+07:00</published><updated>2009-10-02T06:38:17.418+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku Harian'/><title type='text'>Engaged</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRh1KcZvxI/AAAAAAAAAUE/yZlUP73-rM0/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 290px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRh1KcZvxI/AAAAAAAAAUE/yZlUP73-rM0/s400/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387538620206399250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;“Hai manusia, sesungguhnya Kami ciptakan kamu dari seorang laki-laki  seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; (QS. Al-Hujarat/49:13)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah ayat Al-Qur’an yang dibacakan untuk mengawali acara pada malam itu, sebuah acara pertunangan. Pertunangan berasal dari bahasa Melayu yang memiliki kesamaan arti dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;khitbah&lt;/span&gt; dalam Bahasa Arab atau dikenal dengan istilah meminang. Pertunangan atau khitbah atau pinangan, yaitu satu ikatan perjanjian yang berlaku diantara pihak lelaki dan pihak perempuan untuk mendirikan rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRh2cjlfFI/AAAAAAAAAUc/zVgrt_LahO0/s1600-h/DSC_0019.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 259px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRh2cjlfFI/AAAAAAAAAUc/zVgrt_LahO0/s400/DSC_0019.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387538642248236114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;pose gagal &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRh25svtHI/AAAAAAAAAUk/ZwVOfh_7jnE/s1600-h/DSC_0024.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 306px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRh25svtHI/AAAAAAAAAUk/ZwVOfh_7jnE/s400/DSC_0024.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387538650071282802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;pose gagal (lagi)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Minggu, 27 September 2009 atau Ahad 8 Syawal 1430 H, kedua teman dekatku bertunangan. Sungguh momen yang sangat indah, melihat mereka berdua menuju tahap yang lebih serius setelah berpacaran kurang lebih 9 tahun lamanya.. ckckck.. Di zaman seperti sekarang sulit kita temui kisah kesetiaan seperti ini. Anak muda sekarang kan hobinya gonta-ganti pacar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRkyK8aNSI/AAAAAAAAAUs/9xw_S8TLrQI/s1600-h/6.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 297px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRkyK8aNSI/AAAAAAAAAUs/9xw_S8TLrQI/s400/6.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387541867335922978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;tatapanya Jati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Aku kenal baik dengan keduanya. Yang cowok bernama Martha Fiski, jangan heran kalo aku bilang kami sudah 16 tahun bersama. Mulai dari SD, SMP, SMA dan bangku kuliah entah mengapa kami selalu satu almamater. Padahal tidak pernah kami rencanakan sebelumnya. Sedangkan yang cewek bernama Jati, temanku sekelas waktu kelas 3 SMA. Walaupun hanya satu tahun berada di kelas yang sama tapi aku sangat mengenal Jati, karena dia lebih senang berteman dengan anak-anak cowok. Jangan tertipu dengan parasnya yang ayu, karena sebenarnya dia adalah cewek tomboy. Dia gak pernah ketinggalan jika ada forum perbincangan anak cowok, bahkan saat pelajaran olahraga pun dia selalu ikut dalam kelompok cowok. (mungkin pengaruh nama juga, jadi agak maskulin). Sehingga sedikit banyak aku tau tentang sejarah kisah percintaan mereka berdua. Seandainya diminta menulis otobiografi pasangan ini, aku akan terima tanpa pikir panjang lagi. (kecuali mikir honornya). Bahkan aku juga tau rahasia Martha terhadap Jati, begitu pula sebaliknya.. hehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRkzjrzLNI/AAAAAAAAAVE/zt48ZBDxQGs/s1600-h/9.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 269px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRkzjrzLNI/AAAAAAAAAVE/zt48ZBDxQGs/s400/9.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387541891157011666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;intip2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Malam itu sekitar pukul tujuh rombongan pihak cowok mulai berdatangan. Rumah pihak cewek yang terletak di Perumahan Mangli, Kabupaten Jember, tampak ramai. Dua keluarga besar telah dipertemukan. Sambil membawa seserahan, keluarga pihak cowok masuk ke dalam rumah dan disambut hangat oleh keluarga pihak cewek. Aku dan teman-teman dari Jember juga ikut mengantarkan. Teman-teman kuliah Martha dari Teknik Kelautan, ITS Surabaya, juga rela jauh-jauh datang untuk memberikan dukungan kepada pasangan ini. Bisa dibayangakan betapa bahagianya pasangan ini mendapat doa restu dari banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRkzBph6aI/AAAAAAAAAU8/R15AhZ9iGfI/s1600-h/8.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 269px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRkzBph6aI/AAAAAAAAAU8/R15AhZ9iGfI/s400/8.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387541882020686242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;serbu !!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRmioIR3OI/AAAAAAAAAVc/bYjOHnHh1AU/s1600-h/11.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 269px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRmioIR3OI/AAAAAAAAAVc/bYjOHnHh1AU/s400/11.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387543799315684578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;bersama Teknik Kelautan ITS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Tak lama kemudian acara pun dimulai. Sebuah acara pertunangan adat Jawa yang terdiri dari tiga bagian besar yaitu Atur Pambagya (Ucapan Selamat), Atur Pitaken (secara resmi menanyakan status calon wanita) dan Atur Panyuwun (meminta secara resmi anak perempuan untuk menjadi calon istri bagi anak laki-laki mereka). Hmm.. baru kali ini aku menyaksikan prosesi pertunangan seperti ini, sebuah adat yang harus kita lestarikan tentunya. Memasuki puncak acara yaitu tukar cincin, adalah bagian yang menegangkan bagi pasangan ini, terutama bagi pihak cowok. Terlihat ketika Martha salah memasukkan cincin, bukan ke jari manis tapi malah ke jari tengah, hahaha, undangan pun ikut tertawa melihatnya. Temanku satu ini masih sempat-sempatnya ngelawak di acara kayak gini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRmiBj1kXI/AAAAAAAAAVU/VzaHS1bFDqE/s1600-h/10.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 269px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRmiBj1kXI/AAAAAAAAAVU/VzaHS1bFDqE/s400/10.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387543788962287986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;salah masuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Acara selanjutnya adalah acara ramah tamah. Kami menganggap ini adalah acara puncaknya.. hehe. Makanan-makanan lezat telah dihidangkan di atas meja dan undangan pun dipersilahkan untuk menikmatinya. Tersaji di sana sate dan gule kambing, sup asparagus, gurami asam manis, dll. Makanan yang menjadi fantasi dan sempat menggoda imanku selama bulan puasa, akhirnya kini dapat terwujud, maknyus, Alhamdulillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRmiyaSW9I/AAAAAAAAAVk/jHDSfejnuiU/s1600-h/12.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 273px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRmiyaSW9I/AAAAAAAAAVk/jHDSfejnuiU/s400/12.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387543802075569106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;fajar 'ndoetz'&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRky7oHQMI/AAAAAAAAAU0/vz5_LG75YsE/s1600-h/7.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 286px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRky7oHQMI/AAAAAAAAAU0/vz5_LG75YsE/s400/7.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387541880404132034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;jajanan maknyus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Acara berakhir sekitar pukul 9 malam. Sebelum pulang kami mengucapkan selamat dan memberi hadiah untuk mereka. Dan tidak lupa juga menyempatkan untuk foto-foto bersama. Pesan kami buat mereka berdua, jangan sampai terbawa trend, katanya sih di Jember lagi musim cerai. Bisa dilihat dari dua artis yang berasal dari Jember yaitu Anang dan Dewi Persik, hehe.. Harapan kami semoga mereka langgeng dan bisa secepatnya menuju jenjang pernikahan, Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRh19gBjMI/AAAAAAAAAUU/g55nW_6ADjI/s1600-h/DSC_0008.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 256px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRh19gBjMI/AAAAAAAAAUU/g55nW_6ADjI/s400/DSC_0008.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387538633911798978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;bersama arek Jember&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRsz7URT4I/AAAAAAAAAVs/CV51HR11VMU/s1600-h/DSC_0043.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 289px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRsz7URT4I/AAAAAAAAAVs/CV51HR11VMU/s400/DSC_0043.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387550693593796482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;tangan kanan memberi, tangan kiri tidak melihat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRh1iQb5sI/AAAAAAAAAUM/qCPRehYIQI4/s1600-h/DSC_0001.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 295px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRh1iQb5sI/AAAAAAAAAUM/qCPRehYIQI4/s400/DSC_0001.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387538626598659778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;anggota lengkap&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7395607507453175229-7582124040411676517?l=sacharosa-rizki.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/7582124040411676517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/10/engaged.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/7582124040411676517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/7582124040411676517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/10/engaged.html' title='Engaged'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SsRh1KcZvxI/AAAAAAAAAUE/yZlUP73-rM0/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229.post-3960537500863134539</id><published>2009-08-17T14:02:00.007+07:00</published><updated>2009-08-17T15:59:54.048+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hobi'/><title type='text'>JFC 8</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokboGP7rNI/AAAAAAAAAT8/hMs7JewMEbc/s1600-h/1+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 275px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokboGP7rNI/AAAAAAAAAT8/hMs7JewMEbc/s400/1+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370854406302182610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hooaaammm.. Akhirnya bangun juga dari tidur panjang.. Sudah lama tidak posting di blog, bukan karena gak ada ide atau kehabisan bahan cerita, tapi karena waktu saya yang tersita oleh urusan per-Tugas Akhir-an. Alhamdulillah.. Sekarang semuanya sudah beres, lega sekali rasanya dan nama saya pun menjadi bertambah panjang, yaitu Rizki Setiadi, ST. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya setelah menyelesaikan suatu pekerjaan yang sangat berat, hal yang paling enak dilakukan adalah klik kanan-refresh (atau tekan F5), menyegarkan kembali jiwa dan raga kita dari rutinitas yang melelahkan. Jangan pernah menyepelekan refreshing, karena itu adalah salah satu kebutuhan. Anda bisa gila jika tidak melakukannya, jadi luangkanlah saja barang sedikit waktu. Refreshing kali ini saya isi dengan mengunjungi tempat yang sungguh indah, sampai-sampai saya memutuskan untuk tidak ikut pergi berlibur bersama teman-teman ke Pulau Bali. Tempat itu tiada lain adalah my beloved city, Jember, hahaha.. home sweet home, memang tidak ada tempat yang seindah rumah sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tahu anda kecewa mendengarnya, mungkin dalam benak anda berpikir "Apa bagusnya sih Jember, tidak mungkin ada cerita menarik dari sana". Yah.. namanya juga terpaksa, karena masalah finansial. Selain menyita kapasitas otak ternyata Tugas Akhir juga menyita pundi-pundi keuangan saya, sehingga saya tidak bisa berlibur ke tempat yang jauh. Tapi tenang dulu.. kalo tidak ada cerita menarik, tidak mungkin saya posting ke blog ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah dengar tentang BBJ (Bulan Berkunjung ke Jember). Ya, itu adalah program pemerintah Kabupaten Jember untuk menarik wisatawan datang ke Jember. Bulan Juni-Agustus adalah waktu dimana saya menganjurkan kepada anda untuk mengunjungi kota ini. Serangkaian acara menarik telah disiapkan oleh pemerintah daerah dalam kurun waktu tersebut, sayang sekali jika dilewatkan. Jadi selain berkunjung ke wisata alamnya, anda juga bisa menikmati acara-acara yang disajikan. Salah satu acara yang akan saya ceritakan berikut ini bernama JFC (Jember Fashion Carnaval).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu, 2 Agustus 2009, ruas jalan mulai dari Alun-Alun sampai dengan GOR Kaliwates dijejali oleh ratusan ribu orang. Padahal ruas jalan ini merupakan jalan utama di Kota Jember, sehingga lalu lintas di kota ini menjadi benar-benar lumpuh hari itu. Jalanan memang sengaja ditutup dikarenakan ada event JFC. JFC adalah fashion carnaval on the street, yang merupakan fashion dance dan fashion runway terpanjang di dunia dan telah tercatat di MURI sebagai peragaan busana dengan catwalk terpanjang 3,6 km, lebih panjang dari Festival Rio De Janeiro di Brazil, yang hanya 1,1 km. Selain itu jika di Rio Carnival anda dapat melihat ratusan orang berkostum menarik dan sama, maka uniknya di JFC ini anda akan melihat ratusan orang berkostum menarik, tetapi tidak ada satupun yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokHcxQZByI/AAAAAAAAATM/VdszSjczRIA/s1600-h/9.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokHcxQZByI/AAAAAAAAATM/VdszSjczRIA/s400/9.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370832221455845154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan visi yang diusung yaitu menjadikan Jember sebagai kota wisata mode pertama di Indonesia bahkan di dunia, JFC yang sudah memasuki tahun penyelenggaraan ke 8, kini menjadi salah satu agenda penting fashion internasional. Tidak heran jika banyak wisatawan atau jurnalis asing yang sengaja datang ke Jember untuk menyaksikan event ini. Acara JFC ini selalu mendapat liputan dari media lokal maupun internasional.(Kompas, Tempo, Media Indonesia, Antara, Reuters, AFP, National Geographic, dll).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokFVPfrpWI/AAAAAAAAASU/5Bjfn4vLEEc/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokFVPfrpWI/AAAAAAAAASU/5Bjfn4vLEEc/s400/2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370829893110834530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokFWU3ZYgI/AAAAAAAAASs/-IK-GxJnsEc/s1600-h/5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 343px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokFWU3ZYgI/AAAAAAAAASs/-IK-GxJnsEc/s400/5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370829911732347394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini JFC mengangkat tema utama “World Unity”, yang berarti satukan dan damaikan dunia. Tema ini merupakan pesan dalam mengantisipasi segala hal yang berkembang di dunia baik dari masalah sosial, ekonomi, budaya maupun politik.  Sekaligus mengingatkan kita akan dampak isu global warming, krisis pangan dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokFVj1hE_I/AAAAAAAAASc/OqadpKPJvHQ/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 274px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokFVj1hE_I/AAAAAAAAASc/OqadpKPJvHQ/s400/3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370829898571125746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokHbi9m15I/AAAAAAAAAS8/gjmWYVm56FI/s1600-h/7.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 344px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokHbi9m15I/AAAAAAAAAS8/gjmWYVm56FI/s400/7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370832200439093138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 550 peserta berkarnaval, berfashion runway dan dance, di jalan utama kota Jember disaksikan oleh ratusan ribu penonton di kanan dan kiri jalan. Mereka terbagi dalam 8 defile yang masing-masing defile mencerminkan trend fashion pada tahun yang bersangkutan. Defile pertama adalah defile Archipelago yang mengangkat tema busana nasional dari daerah tertentu secara berkala seperti Jawa, Bali, Sumatera, dan seterusnya. Defile lainnya mengangkat tema fashion yang sedang trend apakah dari suatu negara, kelompok tertentu, film, kejadian atau peristiwa global lainnya. Ketujuh defile tersebut antara lain Barricade, Off Earth, Gate-11, Roots, Methamorphic, Undersea, dan Robotic. Semua busana dibuat dalam bentuk kostum yang kesemuanya dikompetisikan untuk meraih penghargaan-penghargaan. Total ada 75 piala JFC yang diperebutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokFVxXG9VI/AAAAAAAAASk/CdEPLgnEF6Q/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 257px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokFVxXG9VI/AAAAAAAAASk/CdEPLgnEF6Q/s400/4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370829902201681234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokHbHUQU1I/AAAAAAAAAS0/ibi8URYPOog/s1600-h/6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 311px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokHbHUQU1I/AAAAAAAAAS0/ibi8URYPOog/s400/6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370832193017893714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Peserta merancang, membuat, dan memperagakan sendiri kostum mereka termasuk juga make up dan hair style yang ditampilkan. Untuk itu sebelumnya seluruh peserta yang berasal dari berbagai latar belakang usia, pendidikan dan status sosial mendapatkan in house training fashion design, fashion runway, dance, presenter, make up dan hair style yang diberikan secara cuma-cuma. Tujuannya adalah menggali potensi diri peserta dengan memberikan kesempatan untuk pengembangan kreativitas sehingga akan terlahir ide-ide baru baik dibidang seni tari / dance, merancang busana, aksesories dll. Hal ini sesuai dengan misi JFC yaitu suatu proses atau perjalanan yang membawa banyak manfaat bagi pengembangan dunia pendidikan kita (SDM), kesenian, budaya dan perkembangan perekonomian. So, see you in the next World Fashion Carnival.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokHcIIUjlI/AAAAAAAAATE/TBC_TwgtsOk/s1600-h/8.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 274px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokHcIIUjlI/AAAAAAAAATE/TBC_TwgtsOk/s400/8.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370832210416143954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7395607507453175229-3960537500863134539?l=sacharosa-rizki.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/3960537500863134539/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/08/jfc-8.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/3960537500863134539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/3960537500863134539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/08/jfc-8.html' title='JFC 8'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokboGP7rNI/AAAAAAAAAT8/hMs7JewMEbc/s72-c/1+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229.post-4365052892361436872</id><published>2009-06-05T19:29:00.013+07:00</published><updated>2009-08-17T15:49:05.564+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hobi'/><title type='text'>Ijen Crater</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokPxBAWh2I/AAAAAAAAATU/XSQD-tCWzuE/s1600-h/1+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokPxBAWh2I/AAAAAAAAATU/XSQD-tCWzuE/s400/1+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370841365373945698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Minggu tenang perkuliahan, memang tepat rasanya jika digunakan untuk refreshing. Kali ini saya dibuat bingung, karena berada di antara dua pilihan liburan yang jadwalnya bersamaan. Pilihan pertama adalah ikut kuliah lapangan MESDA (Manajemen Ekonomi Sumber Daya Air), yang rencananya akan mengunjungi kota Tulungagung dan Kediri. Melihat bangunan-bangunan sipil di bidang hidroteknik yang unik, tidak bisa ditemui di tempat lain. Sungguh menarik bukan? Apalagi bagi calon civil engineer seperti saya, akan sangat bermanfaat. Ditambah lagi tidak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun, karena semua sudah ditanggung oleh jurusan. Sepertinya tidak ada alasan untuk menolak tawaran yang satu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pilihan kedua adalah jalan-jalan ke kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur. Tidak kalah menariknya dengan yang pertama. Menikmati mahakarya-Nya yang sungguh indah. Obyek wisata yang menjadi tujuan turis-turis asing sebelum mereka melanjutkan perjalanan ke Pulau Bali atau Lombok. Namanya sudah terkenal di luar sana. Bahkan pernah dipublikasikan dan terkenal di Perancis melalui Tayangan Ushuwaia Adventure yang memperlihatkan Nicolai Hulot sang-penjelajah, duduk diatas perahu karet bercerita tentang asal-usul Kawah Ijen. Akhirnya pilihan saya jatuh kepada Kawah Ijen, dan sampai sekarang saya tidak merasa menyesal sedikit pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu, 31 Mei 2009, pukul 6 pagi, menggunakan dua buah mobil, saya bersama kedua-belas teman berangkat menuju Kawah Ijen. Sumber informasi mengatakan untuk mencapai Kawah Ijen saat ini tidaklah terlalu sulit. Terdapat dua cara, pertama melalui kota Banyuwangi sejauh 38 km ke barat melalui Licin, Jambu, Paltuding (1,600 mdpl). Cara kedua adalah melalui kota Bondowoso ke timur melalui Wonosari, Sempol (800 mdpl), Paltuding sejauh 70 km. Cara kedua ini paling banyak ditempuh orang karena melalui jalan aspal mulus, sedangkan cara pertama melalui jalan makadam dengan tanjakan yang cukup curam. Karena kami start dari kota Jember, jadi kami melewati cara kedua, yaitu melalui kota Bondowoso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ternyata jalanan tidak semulus yang dibayangkan seperti informasi di atas. Setelah melalui kota Bondowoso, jalanan berubah menjadi ‘ganas’. Melintas di tengan hutan, yang rasanya tidak berpenghuni, jalan aspal rusaklah yang kami dapati. Mungkin akibat truk-truk pengangkut kayu dari hutan. Seperti kita ketahui, perkerasan aspal didesain sesuai rencana beban yang akan melewatinya. Setelah itu barulah bisa ditentukan tebal perkerasan aspal dan jenis aspal yang akan digunakan. Untuk kasus ini, jelas sudah mengapa jalan menjadi rusak. Karena jalan ini tidak didesain untuk dilalui beban berat, sehingga perkerasan aspal menerima beban yang jauh di luar kemampuannya. Hmm.. masalah klasik perkerasan jalan di Indonesia yang tidak kunjung terselesaikan. Sangat disayangkan jalan ini tidak mendapat perhatian dari pemerintah daerah, padahal merupakan akses pariwisata yang potensial. Terpaksa kami harus berjalan dengan kecepatan rendah, karena mobil yang kami gunakan adalah mobil jenis ‘Kijang’. Kesabaran kami diuji di sini, untung saja pemandangan yang disuguhkan begitu indah, jadi bisa mengurangi kejenuhan ini. Saran saya untuk anda, jika ingin menuju Ijen, gunakanlah mobil touring, sejenis jeep, sehingga bisa ‘melibas’ jalanan ini, tidak perlu buang-buang waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokQjye6cFI/AAAAAAAAATc/ryycuxke2-s/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokQjye6cFI/AAAAAAAAATc/ryycuxke2-s/s400/2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370842237648924754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Harus sabar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;‘Habis gelap terbitlah terang’, cocok untuk menggambarkan keadaan ini. ‘Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian’, rasanya juga cocok. Ya, setelah melewati jalan yang membuat trauma (kata driver), akhirnya kami sampai di suatu tempat bernama Jampit, Kalisat. Daerah terbatas areal Perkebunan Kopi PTP Nusantara XII, dengan tiga pintu gerbang yang berbeda. Di setiap pintu gerbang kami diminta untuk mengisi buku tamu dan tujuan perjalanan. Pemandangan di rute ini sangat bagus, dengan kebun kopi arabikanya yang hijau teratur, hutan pinus Perhutani dan hutan perawan Cagar Alam Ijen-Merapi yang lebat. Jangan heran jika melewati daerah ini jalan begitu sepi, jarang sekali berpapasan dengan kendaraan lainnya, memang serasa jalan pribadi. Tapi harus tetap waspada, karena jalannya sempit, jadi jika berpapasan salah satu mobil harus mengalah. Kunjungan singkat satu hari dapat dilakukan, namun bermalam di perkebunan kopi adalah pilihan yang tepat. Tersedia paket agro-wisata mengunjungi kebun kopi dan unit pemrosesan biji kopi yang patut dipertimbangkan. Juga terdapat air terjun serta pemandian air panas. Tersedia juga guest house di dalam kompleks perumahan perkebunan pada ketinggian sekitar 1.200 mdpl. Tarif penginapan bervariasi. Di Arabica homestay harga mulai 115 ribu. Sayang waktu kami terbatas, jadi tidak bisa mampir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokSqZWqilI/AAAAAAAAATk/x9xwTIz4Crw/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokSqZWqilI/AAAAAAAAATk/x9xwTIz4Crw/s400/3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370844550185781842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gerbang I, Areal Perkebunan Kopi PTP Nusantara XII  Jampit, Kalisat&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokWM7lRmHI/AAAAAAAAATs/GN40up531yQ/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokWM7lRmHI/AAAAAAAAATs/GN40up531yQ/s400/4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370848442024302706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pemandangan di rute Jampit, Kalisat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian setelah melewati pos ketiga atau pos terakhir areal Perkebunan Kopi PTPN XII, sampailah kami di daerah Paltuding (1.600 mdpl). Ini adalah tempat penitipan kendaraan, dan tempat memulai pendakian. Tarif masuk sangat murah yaitu Rp 1.500,00 saja. Pendakian ke kawah Ijen umumnya disarankan dimulai pada pagi hari, karena mengantisipasi pekatnya asap dan kemungkinan arah angin yang mengarah ke jalur pendakian pada siang hari. Untuk mengejar perjalanan di pagi hari, pengunjung disarankan menginap di lokasi terdekat. Tersedia Pondok Wisata di Paltuding yang cukup bersih, bisa juga membuka tenda di bumi perkemahan Paltuding. Tarif penginapan di pos paltuding tersedia mulai harga 75 ribu. Tapi pada saat itu kami mulai mendaki pada pukul 10.00, sudah tergolong siang, dan turis-turis pun terlihat sudah turun dari puncak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokWNV3ahgI/AAAAAAAAAT0/Uk5mSJO3u1w/s1600-h/5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 263px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokWNV3ahgI/AAAAAAAAAT0/Uk5mSJO3u1w/s400/5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370848449079707138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gerbang masuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Untuk mencapai kawah Ijen, dari pos Paltuding ditempuh dengan jalan kaki sejauh kurang lebih 3 km. Sebenarnya bukan jarak yang terlalu jauh. Tetapi berjalah sejauh 3 km di ketinggian di atas 1.600 mdpl, dan dengan kemiringan hampir 30o, bukan pekerjaan yang ringan. Saran saya, jangan membawa orang tua berwisata ke sini, kecuali fisiknya masih oke. Karena tidak lucu ketika nanti di tengah perjalanan, mereka kecapekan dan minta diantarkan pulang ke pos, hmmm.. Sepanjang perjalanan anda akan banyak berpapasan dengan pemikul belerang yang ramah bertukar salam, tapi ingat anda harus memberi jalan pada mereka, karena mereka sedang membawa beban yang berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinkP6069jI/AAAAAAAAAPE/AT9nPuNssyo/s1600-h/6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinkP6069jI/AAAAAAAAAPE/AT9nPuNssyo/s400/6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344053394992199218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tim siap berangkat!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinkQKgvdYI/AAAAAAAAAPM/6S2ZKDfH6pM/s1600-h/7.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinkQKgvdYI/AAAAAAAAAPM/6S2ZKDfH6pM/s400/7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344053399202526594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Patok informasi (1 hm = 0,1 km)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;Setelah berjalan kurang lebih 2 km, anda akan sampai pada tempat bernama Pos Bundar. Sebuah pos dimana para penambang belerang menimbang muatannya dan mendapatkan secarik kertas tentang muatan dan nilainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinkQJLN2bI/AAAAAAAAAPU/nmKb8R1QJW0/s1600-h/8.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinkQJLN2bI/AAAAAAAAAPU/nmKb8R1QJW0/s400/8.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344053398843808178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Medan yang harus dilalui untuk sampai puncak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinkQqzA_1I/AAAAAAAAAPk/8wzcpAtm2IY/s1600-h/10.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinkQqzA_1I/AAAAAAAAAPk/8wzcpAtm2IY/s400/10.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344053407869108050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Patok Pos Bundar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Setelah 2 jam kami melakukan pendakian, dengan jalan santai dan banyak beristirahat di tengah-tengah perjalanan, akhirnya sampai juga di puncak dengan ketinggian 2.400 mdpl dan temparature rata-rata di sekitar kawah adalah 13oC di siang hari dan 2oC di malam hari. Tiba di bibir kawah, pemandangan menakjubkan berada di depan mata. Sebuah danau hijau tosca dengan diameter 1 km berselimutkan kabut dan asap belerang berada jauh dibawah. Mungkin inilah alasan mengapa dinamakan Ijen (berasal dari kata ‘ijo’= hijau dalam bahasa Jawa). Danau tersebut sepertinya berada di dalam kawah dengan dinding kaldera setinggi 300-500 m. Sebuah puncak gunung menjulang berada disampingnya. Asap putih yang mengepul dari salah satu kawahnya membumbung tinggi ke udara, menjadikannya kontras dengan lingkungan sekitarnya yang berwarna hijau jade. Penambang-penambang belerang terlihat kecil dari atas. Untuk menuju ke sumber penghasil belerang tersebut, kita perlu menuruni bebatuan tebing kaldera melalui jalan setapak yang dilalui penambang. Masker, slayer, atau sapu tangan basah sangat diperlukan, karena seringkali arah angin bertiup membawa asap menuju ke jalur penurunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinmXqZ0JXI/AAAAAAAAAPs/ebmVTjVSBIc/s1600-h/11.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinmXqZ0JXI/AAAAAAAAAPs/ebmVTjVSBIc/s400/11.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344055727045748082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Wow!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Keunikan yang utama dari wisata Kawah Ijen selain panoramanya yang sangat indah adalah melihat penambangan belerang tradisional yang diangkut dengan cara dipikul tenaga manusia. Penambangan tradisional ini konon hanya terdapat di Indonesia saja (Welirang dan Ijen). Beban yang diangkut masing-masing per orangnya sampai seberat 85 kg. Beban ini luar biasa berat buat kebanyakan orang, manakala belerang diangkut melalui dinding kaldera yang curam sejauh 800 m, kemudian menuruni gunung sejauh 3 km. Upah yang diterima pemikul adalah Rp 600 untuk setiap 1 kg. Seorang pemikul biasanya hanya mampu membawa turun satu kali setiap harinya, karena beratnya pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinmX1tS5rI/AAAAAAAAAP8/tKkS_6ALryo/s1600-h/13.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinmX1tS5rI/AAAAAAAAAP8/tKkS_6ALryo/s400/13.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344055730080245426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pemikul belerang sedang melalui dinding kaldera&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Kami memutuskan untuk turun ke kawah, tapi tidak semua anggota ikut. Di dasar kawah, sejajar dengan permukaan danau terdapat tempat pengambilan belerang. Asap putih pekat keluar menyembur dari dalam pipa besi yang dihubungkan ke sumber belerang. Lelehan 600oC fumarol berwarna merah membara meleleh keluar dan membeku karena udara dingin, membentuk padatan belerang berwarna kuning terang. Terkadang bara fumarol menyala tak terkendali, yang biasanya segera disiram air untuk mencegah reaksi piroporik berantai. Batu-batuan belerang ini dipotong dengan linggis dan diangkut kedalam keranjang. Bernapas dalam lingkungan seperti ini dibutuhkan perjuangan tersendiri. Jika tidak terbiasa, seperti kami contohnya, akan mengalami sesak nafas dan sedikit pusing karena terlalu banyak menghirup asap belerang. Mata pun mengeluarkan air seperti sedang mengupas bawang merah. Baunya hampir mirip dengan gas Lumpur Lapindo, mungkin dikarenakan sama-sama mengandung unsur 'S' (sulphur). Para penambang umumnya bekerja sambil menggigit kain sarung atau potongan kain seadanya sebagai penapis udara, tapi sekarang sudah ada yang menggunakan masker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinmX_A2dNI/AAAAAAAAAP0/b_3V7iOVZXo/s1600-h/12.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinmX_A2dNI/AAAAAAAAAP0/b_3V7iOVZXo/s400/12.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344055732578186450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Harus ekstra hati-hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinmXxihiGI/AAAAAAAAAQE/05vjRaz7yoE/s1600-h/14.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinmXxihiGI/AAAAAAAAAQE/05vjRaz7yoE/s400/14.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344055728961325154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pemandangan kawah dari bawah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Berikut foto-foto yang diunggah dari &lt;a href="http://www.boston.com/"&gt;http://www.boston.com&lt;/a&gt;:&lt;br /&gt;Photo oleh: Ulet Ifansasti (Getty Images)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Sinnxb7BLdI/AAAAAAAAAQ8/i4BuvDfgfv8/s1600-h/k02_19137987.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 237px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Sinnxb7BLdI/AAAAAAAAAQ8/i4BuvDfgfv8/s400/k02_19137987.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344057269346708946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kawah Ijen di malam hari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinnxTWYKdI/AAAAAAAAARE/vqYKImaBIzE/s1600-h/k08_19137547.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 260px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinnxTWYKdI/AAAAAAAAARE/vqYKImaBIzE/s400/k08_19137547.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344057267045542354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Penambang belerang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Sinnx9dhFOI/AAAAAAAAARU/_hcSFicBcZU/s1600-h/k10_19137535.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Sinnx9dhFOI/AAAAAAAAARU/_hcSFicBcZU/s400/k10_19137535.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344057278349776098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Fumarol berwarna merah membara meleleh keluar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinnyJQ2nRI/AAAAAAAAARc/iSGW2_SOSXk/s1600-h/k16_19137971.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 259px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinnyJQ2nRI/AAAAAAAAARc/iSGW2_SOSXk/s400/k16_19137971.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344057281517886738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Otot-otot pemikul belerang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinnxkZZvII/AAAAAAAAARM/VrJNHzmviCg/s1600-h/k09_19135459.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 244px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinnxkZZvII/AAAAAAAAARM/VrJNHzmviCg/s400/k09_19135459.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344057271621631106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Belerang yang sudah membeku dan siap diangkut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dari bawah kami bisa melihat kawah dengan jelas. Kawah ini memiliki kedalaman 200 meter, dan derajat keasaman nol. Keasamannya cukup kuat untuk melarutkan pakaian dan jari jemari, katanya. Tapi saya sempat mencuci tangan dengan air kawah, dan ternyata tidak terjadi apa-apa, cuma terasa sedikit perih setelahnya. Di sana kami juga bertemu dengan dua orang wisatawan dari Bandung, dan sempat sedikit mengobrol. Menurut mereka pemandangan di kawah Ijen lebih bagus daripada kawah Putih di Bandung. Pemandangannya masih alami, kata mereka. Sayang sekali saya tidak sempat melihat sunrise di sini, tapi lain kali saya akan kembali. Kamu juga harus coba berkunjung ke sini, jika butuh guide, saya siap mengantarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinmYAZrVXI/AAAAAAAAAQM/t-zdhmqriLg/s1600-h/15.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SinmYAZrVXI/AAAAAAAAAQM/t-zdhmqriLg/s400/15.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344055732950750578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;NB:&lt;br /&gt;Thanks to Allah SWT atas keindahan yang telah diciptakan dan kesempatan bagi kami untuk menikmatinya. Terima kasih juga buat 12 tim lainnya: Kiki, Githa, Decy, Putri, Andre, Dipta, Martha, Irsyad, Rian, Ari, Nurul, Fajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih buat mas Ulet Ifansasti atas foto-foto penambang belerangnya yang luar biasa. Saya ambil dari koleksi Big Picture:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.boston.com/bigpicture/2009/06/sulfur_mining_in_kawah_ijen.html"&gt;http://www.boston.com/bigpicture/2009/06/sulfur mining in kawahijen.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah fakta menarik kalo Kawah Ijen adalah salah satu danau asam terbesar di dunia!&lt;br /&gt;&lt;a href="http://news.softpedia.com/news/The-Largest-Acid-Lake-on-Earth-81388.shtml"&gt;http://news.softpedia.com/news/The-Largest-Acid-Lake-on-Earth-81388.shtml&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7395607507453175229-4365052892361436872?l=sacharosa-rizki.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/4365052892361436872/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/06/ijen-crater.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/4365052892361436872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/4365052892361436872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/06/ijen-crater.html' title='Ijen Crater'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SokPxBAWh2I/AAAAAAAAATU/XSQD-tCWzuE/s72-c/1+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229.post-8897924137354052193</id><published>2009-05-07T17:59:00.008+07:00</published><updated>2009-05-10T16:55:58.075+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil'/><title type='text'>Aura Kasih</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SgLCcYLFS5I/AAAAAAAAAOE/VK2nSTg1ANw/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 318px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SgLCcYLFS5I/AAAAAAAAAOE/VK2nSTg1ANw/s400/2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333038701541149586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Foto dan video oleh Nurul 'lek'&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;______________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Pameran Komputer dan Teknologi Paling Spektakuler, Rabu 29 April - Minggu 3 Mei 2009, bertempat di Galaxy Mall, Exhibition Center LT.6 Surabaya. Ribuan orang telah jadi saksi pameran spektakuler ini.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah iklan yang sangat menarik, tetapi bukan itu yang membuat saya tertarik dan memutuskan untuk datang mengunjungi pameran itu. Alasannya tiada lain adalah bintang tamu yang dihadirkan, Aura Kasih feat Magneto Band, Sabtu 2 Mei 2009, jam 19.00 - 21.00. Penasaran seperti apa seh orangnya kalo lihat langsung, banyak yang bilang kalo layar televisi itu suka menipu. Sabtu, malam minggu, sehabis menonton ‘Termehek-mehek’ saya bersama Nurul langsung menuju Galaxy Mall. Tidak perlu khawatir terlambat karena jarak Sacharosa ke Galaxy Mall kurang lebih hanya 1 km saja. Tetapi mengapa saat itu jalan menuju Galaxy Mall sangat ramai, untuk masuk ke parkir motor saja harus antri sangat panjang dan lama. Sungguh diluar kebiasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SgLCcrW_1XI/AAAAAAAAAOM/0n_9rWPc5JE/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 301px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SgLCcrW_1XI/AAAAAAAAAOM/0n_9rWPc5JE/s400/3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333038706691396978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sudah lama saya tidak merasakan keadaan seperti ini. Nonton konser musik artis-artis terkenal. Padahal dulu waktu masih di Jember saya hobi sekali, saya tidak pernah melewatkan konser penyanyi dan band-band besar, seperti Dewa, Peterpan, Ungu, Slank, Ari Lasso, Iwan Fals, dan banyak lainnya. Sensasi yang luar biasa, berdesak-desakan dengan ribuan orang, disiram air dari pemadam kebakaran, bernyanyi sambil berteriak-teriak, bahkan tidak jarang melihat baku hantam antar penonton di tengah-tengah kerumunan. Jadi ingat pensi waktu SMA dulu, yang mendatangkan bintang tamu Utopia dan Funky Kopral. Momen yang tidak bisa dilupakan, menyaksikan langsung suara indah ‘Pia’ vokalis Utopia dan aksi memukau ‘Bondan Prakoso’ yang dulu masih menjadi basist Funky Kopral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atmosfer itu akhirnya saya rasakan lagi, yaitu menyaksikan live performance Aura Kasih. Memang beda rasanya kalau nonton langsung. Walaupun hanya ada panggung kecil dan penonton yang tidak begitu banyak, jika dibandingkan dengan konser yang pernah saya tonton dulu. Bahkan panggung ini rasanya lebih kecil daripada panggung konser dangdut yang biasa diadakan di lapangan dekat rumah saya. Sangat tidak cocok untuk artis sekelas Aura Kasih. Tapi bukan Aura Kasih namanya jika tidak bisa menghidupkan suasana dan membuat penonton berdecak kagum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang bertema ‘Byon Party’ itu dibuka oleh Aura dengan menyanyikan lagu berjudul ‘Asmara’. Dilanjutkan menyanyikan lima buah lagu lainnya, sambil diselingi acara promosi produk Byon dan tanya jawab dengan penonton. Mengenakan busana bewarna-warni semakin membuat suasana malam itu meriah, penonton pun dibuat terpesona. Kalo menyangkut fashion saya tidak bisa menjelaskan lebih detail, bisa dilihat dari foto-foto di bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SgLCcebQ4-I/AAAAAAAAAN8/DoJUkUsYjug/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 247px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SgLCcebQ4-I/AAAAAAAAAN8/DoJUkUsYjug/s400/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333038703219631074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Soal suara, tidak perlu diragukan lagi. Walaupun banyak orang meragukan kemampuannya bernyanyi, tapi saya sudah membuktikannya sendiri, sungguh penyanyi muda yang sangat berbakat. Malam itu Aura juga menyanyikan lagu ‘Sempurna’ milik grup band Andra and The Backbone. Salah satu lagu favorit saya, lagu yang selalu terdengar indah meskipun dinyanyikan oleh siapa saja, kecuali SBY (sorry). Pastinya tidak lupa saya abadikan lewat video.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SgLCcjom9_I/AAAAAAAAAOU/A4G9dzHyOo0/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 301px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SgLCcjom9_I/AAAAAAAAAOU/A4G9dzHyOo0/s400/4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333038704617781234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengenal Aura Kasih lebih dekat lagi, berikut saya sertakan profilnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik nama lengkap Sanny Aura Syahrani ini memulai debut karirnya melalui finalis Miss Indonesia 2007 mewakili Provinsi Lampung. Syahrini panggilan akrabnya, mengeluarkan album perdananya yang bertema sedikit nakal yaitu “malaikat penggoda” dengan single hitsnya yaitu "mari bercinta". Lagu ini dikenal dengan single dance hall. Aura kasih juga mempunyai suatu obsesi yaitu jika ada kesempatan ingin maen bareng sama Duran-Duran dan pingin banget bisa kolaborasi dengan Ring Of Fire (Johnny Cash).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Mari Bercinta, lagu lain yang ada dalam albumnya adalah Harta Cinta, Tergila Padamu, Memori, Long Distance, Demi Cinta, Mata Keranjang, Diantara Kita, Ke Puncak Asmara, dan Cinta Mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BIODATA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nama Lengkap               :  Sanny Aura Syahrani&lt;br /&gt;TTL                                  :  Bandung, 23 Februari 1988&lt;br /&gt;Nama Ayah                     :  Jajad Sugiyatna&lt;br /&gt;Nama Ibu                        :  Laela&lt;br /&gt;Pendidikan Terakhir     :  SMA Angkasa Tasikmalaya angkatan 2004. (cuti kuliah dari Program                                                 D3 Akademi Sekretari dan Manajemen Ariyanti, Bandung)&lt;br /&gt;Tinggi Badan                  :  171 cm&lt;br /&gt;Berat Badan                   :  50 Kg&lt;br /&gt;Hobi                                 :  Makan, Tidur, Nyanyi, Renang, Badminton, design baju&lt;br /&gt;Musik Favorit                :  Music reggae (Baby Charm, Bounty Killer, Lady Saw), 311,   &lt;br /&gt;                                      Social Distortion, Sublime, The Clash, Madonna, Ras Muhammad,                                                Johnny Cash dan Frank Sinatra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KARIR&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Miss indonesia 2007&lt;br /&gt;Penyanyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ALBUM&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Malaikat Penggoda (2008)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7395607507453175229-8897924137354052193?l=sacharosa-rizki.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/8897924137354052193/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/05/aura-kasih.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/8897924137354052193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/8897924137354052193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/05/aura-kasih.html' title='Aura Kasih'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SgLCcYLFS5I/AAAAAAAAAOE/VK2nSTg1ANw/s72-c/2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229.post-891147351653204674</id><published>2009-04-30T16:20:00.004+07:00</published><updated>2009-04-30T16:34:07.923+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Sipil'/><title type='text'>Kuliah Tamu</title><content type='html'>Rabu, 29 April 2009, bertempat di Ruang Sidang Jurusan Teknik Sipil ITS, diadakan kuliah tamu dengan tema &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;‘Pelaksanaan Recycling dengan Cold Milling Machine Dalam Rangka Preservasi Jalan dan Penghematan Biaya / Sumber Daya Alam’&lt;/span&gt;, dengan pembicara DR. Ir. Martinus Agus Sugiyanto, MT. Kuliah tamu yang menjadi agenda rutin Jurusan Teknik Sipil ITS, kali ini demoderatori oleh Prof. Indrasurya B. Mochtar, yang kebetulan dulu adalah salah satu penguji disertasi dari Bapak Martinus ini, tidak heran jika mereka berdua terlihat akrab. Sebuah kuliah tamu yang sangat menarik sekaligus bermanfaat sebagai tambahan pengetahuan baru, terutama bagi mahasiswa seperti saya. Kali ini saya coba mereview apa yang telah disampaikan pada kuliah tersebut, tentunya menggunakan gaya bahasa saya sendiri yang lebih simpel. Semoga bisa bermanfaat, terutama bagi mahasiswa yang tidak sempat mengikuti atau berhalangan hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan klasik perkerasan Jalan Nasional seakan tak kunjung terselesaikan. Pelayanan jalan selalu dianggap kurang memuaskan, padahal fungsi jalan sangat vital bagi perekonomian suatu negara. Banyak upaya telah dilakukan, namun belum ada yang memberikan hasil yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan perkerasan di Indonesia sangat kompleks. Tidak jarang kerusakan perkerasan kita temui di jalan-jalan arteri yang menjadi urat nadi perekonomian nasional. Permasalahan-permasalahan seperti rutting, retak-retak, bleeding, dan drainase seakan menjadi masalah yang tidak kunjung teratasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SflvMXA2WeI/AAAAAAAAANk/3KLCW3NDIv0/s1600-h/13202.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 250px; height: 154px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SflvMXA2WeI/AAAAAAAAANk/3KLCW3NDIv0/s400/13202.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330413892096383458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Upaya yang biasa dilakukan untuk mengatasi kerusakan jalan di Indonesia ada dua cara. Pertama yaitu dengan mengganti seluruh perkerasan. Yaitu meng-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;excavate&lt;/span&gt; seluruh lapisan mulai dari lapisan aspal, subbase, base course, sampai subgrade (lapisan tanah asli), kemudian menggantinya dengan lapisan baru. Tentu ini membutuhkan anggaran yang tidak sedikit dan pengerjaannya juga butuh waktu lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya kedua yang biasa dilakukan adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;overlay&lt;/span&gt; terhadap perkerasan yang rusak. Bisa dilakukan overlay segmen ataupun overlay total. Cara ini memang lebih hemat dan cepat, tapi bukan berarti tidak punya kekurangan. Kekurangannya adalah jika dilakukan overlay terus-menerus, maka elevasi jalan semakin lama akan semakin bertambah tinggi. Ini bisa berbahaya karena daerah di pinggir jalan menjadi lebih rendah dari jalan. Selain itu, jika dilakukan pada jalan di jembatan, maka akan mengurangi tinggi ruang bebas pada jembatan tersebut. Kekurangan lain pada metode overlay adalah masalah retak pada aspal tidak akan teratasi. Karena retak pada lapisan lama akan ter-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;transfer&lt;/span&gt; pada lapisan overlay baru di atasnya. Jadi dalam waktu singkat lapisan overlay baru sudah akan mengalami retak-retak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi permasalah jalan di Indonesia tersebut maka dilakukan metode alternatif daur ulang (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;recycling&lt;/span&gt;). Diusulkan suatu metoda rekonstruksi lapis perkerasan dengan cara daur ulang campuran dingin menggunakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Foam Bitumen”&lt;/span&gt;, yang telah dicoba dilakukan di Jalur Pantura. Dari hasil pekerjaan yang telah dilaksanakan ini memberikan harapan baik. Pelaksanaan ini selain menunjukkan penghematan, baik biaya maupun sumber daya alam (material), juga hasil berupa konstruksi lapis perkerasan yang memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip kerja recycling perkerasan beraspal adalah memanfaatkan semaksimal mungkin bahan-bahan existing pada jalan. Jadi meminimalisir penggunaan material baru yang megambil langsung dari alam, untuk tujuan kelestarian dan penghematan sumber daya alam. Lapisan perkerasan jalan yang ada di seluruh panjang jalan di tanah air ini adalah tabungan yang merupakan kekayaan yang luar biasa besar. Dan akan sia-sia kalau dibiarkan menjadi onggokan material yang tak berguna. Maka adalah tanggung jawab bersama untuk memanfaatkan kekayaan itu agar kembali dan lebih berdaya guna bagi kesejahteraan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SflvMYb3FWI/AAAAAAAAANs/K_jqUgDdv64/s1600-h/f142.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 264px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SflvMYb3FWI/AAAAAAAAANs/K_jqUgDdv64/s400/f142.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330413892478113122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan Recycling untuk lapisan perkerasan beraspal bisa dikategorikan menjadi 5 (lima) kategori utama, yaitu:&lt;br /&gt;-    Cold Planning&lt;br /&gt;-    Hot Recycling&lt;br /&gt;-    Hot in-Place Recycling (HIR)&lt;br /&gt;-    Cold Recycling (CR)&lt;br /&gt;-    Full Dept Reclamation (FDR)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kategori pertama yaitu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cold Planning&lt;/span&gt; sudah sering dilaksanakan di Indonesia. Sehingga pelapisan baru dapat berfungsi dan mempunyai peforma yang bagus. Pelaksanaan ini juga lazim disebut dengan Cold Milling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kategori 2 dan 3 yaitu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hot Recycling &lt;/span&gt;dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hot In Place Recycling (HIR)&lt;/span&gt;. Beberapa waktu yang lalu awal tahun 90-an pernah dilaksanakan di Indonesia, diantaranya adalah ruas Bewen-Kartosuro (Jawa Tengah) dan Bekasi-Cikampek (Jawa Barat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kategori 4 dan 5 yaitu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cold Recycling (CR)&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Full Depth Reclamation (FDR)&lt;/span&gt; adalah yang sekarang sedang diterapkan dan dilaksanakan di beberapa paket pembangunan jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cold Recycling (CR)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cold Recycling (CR) adalah teknik pelaksanaan rehabilitasi lapis perkerasan jalan, dengan cara daur ulang tanpa menggunakan pemanasan untuk RAP dan tambahan agregatnya (jika diperlukan). Cara ini terdiri dari dua macam yaitu cara ditempat (in place), yaitu pelaksanaan pencampuran RAP, tambahan agregat (jika diperlukan) dan tambahan aspal dilakukan di tempat dengan pemroses tertentu atau Cold In-Place. Recycling (CIR) dan pencampuran di Central Plant atau Cold Central Plant Recycling (CCPR). Menurut ARRA rata-rata ketebalan bervariasi mulai dari 5 cm hingga 10 cm. Pelaksanaan di Indonesia bisa mencapai 15 hingga 20 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Full Depth Reclamation (FDR)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Asphalt Recycling and Reclaming Association (ARRA), untuk pelaksanaan rehabilitasi dengan teknik daur ulang sepenuh ketebalan lapis perkerasan yang ada, diklasifikasikan sebagai Full Depth Reclamation (FDR). Variasi ketebalan lapis beraspal yang disebutkan ARRA adalah berkisar antara 10 cm hingga 30 cm. Sedang kenyataan di Indonesia ketebalan lapis perkerasan beraspal yang ada (existing) bisa mencapai 70 cm bahkan lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika disesuaikan dengan kondisi di Indonesia bisa dibedakan menjadi Full Depth Reclamation dan Semi Full Depth Reclamation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Full Depth Reclamation (CTRB dan CMRFB) adalah kondisi existing memungkinkan untuk direkontruksi menjadi (dari lapis bagian bawah).&lt;br /&gt;-    Lapis Granular (existing) yang bisa berfungsi sebagai sub-grade/sub-base.&lt;br /&gt;-    CTRB&lt;br /&gt;-    CMRFB&lt;br /&gt;-    Wearing Course (lapisan baru)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    Semi Full Depth : kondisi ini terdiri dari 2 (dua) macam kondisi, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.    Kondisi existing hanya memungkinkan untuk CTRB saja. Hal ini ditentukan setelah dilakukan test pit kondisi lapisan beraspal existing (calon RAP) tidak memungkinkan di daur ulang (recycling) menjadi CMRFB.&lt;br /&gt;-    Existing&lt;br /&gt;-    CTRB&lt;br /&gt;-    Binder Baru&lt;br /&gt;-    Wearing Baru&lt;br /&gt;b.    Kondisi existing, yaitu hasil pengamatan dari test pit didapatkan kenyataan bahwa kondisi struktur lapis perkerasan masih bagus / layak sehingga cukup dilakukan daur ulang hanya untuk lapisan beraspal (CMRFB).&lt;br /&gt;-    Existing&lt;br /&gt;-    CMRFB&lt;br /&gt;-    Wearing Course Baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SflwTcfugHI/AAAAAAAAAN0/VnKQJOtwYY8/s1600-h/overload-truck.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 366px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SflwTcfugHI/AAAAAAAAAN0/VnKQJOtwYY8/s400/overload-truck.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330415113338781810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Begitulah sekilas review kuliah tamu yang diadakan pada hari Rabu, 29 April 2009 kemarin. Yang perlu diperhatikan adalah seberapa pun bagusnya metode &lt;span style="font-style: italic;"&gt;preservasi&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;rejuvenate&lt;/span&gt; perkerasan jalan aspal, jika pengguna jalan tetap tidak sadar dan tetap membawa beban sampai over load, maka semua usaha yang telah dilakukan akan sia-sia saja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7395607507453175229-891147351653204674?l=sacharosa-rizki.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/891147351653204674/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/04/kuliah-tamu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/891147351653204674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/891147351653204674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/04/kuliah-tamu.html' title='Kuliah Tamu'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SflvMXA2WeI/AAAAAAAAANk/3KLCW3NDIv0/s72-c/13202.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229.post-6396467455895827260</id><published>2009-04-27T18:21:00.005+07:00</published><updated>2009-04-27T18:49:27.808+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku Harian'/><title type='text'>Sacharosa On Fire</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SfWWldrYpFI/AAAAAAAAAM8/Ph6UexcEGBU/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 268px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SfWWldrYpFI/AAAAAAAAAM8/Ph6UexcEGBU/s400/4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329331304428774482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Rabu, 15 April 2009, Klampis Sacharosa kebakaran! Baca beritanya di koran gak? Pasti tidak, karena beritanya hanya ada di sini, di sacharosa-rizki.blogspot.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ketagihan nulis ‘&lt;span style="font-style: italic;"&gt;diary&lt;/span&gt;’ di blog, walaupun terasa aneh memang, buku harian kok dipamer-pamerkan, harusnya kan ditutup rapat dan disimpan rapi. Tapi gak apa-apa lah, yang penting isinya bukan rahasia pribadi dan semua yang ada di dalam sini telah mendapat persetujuan dari pihak-pihak yang bersangkutan. Sebuah kegiatan untuk mengisi waktu luang di tengah-tengah kesibukan mengerjakan ‘tugas akhir’ yang semakin lama semakin membebani hidup saya ini. Tugas akhir yang selalu menghiasi hari-hari saya, bagaikan pacar saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maafkan aku jika tidak bisa fokus akhir-akhir ini, memang aku sudah bosan denganmu, tapi aku masih butuh kamu. Aku hanya pergi tuk sementara, setelah final basket besok, aku akan kembali kesisimu lagi. Menjalin hubungan yang sempat terpisah ini. Tolong, jangan tinggalkan aku! Tapi setelah sidang nanti, kita putus!” Hohoho... Gara-gara TA jadi gila kayak gini. Tapi tanpa dia, saya tidak mungkin mendapatkan gelar sarjana. Terima kasih TA-ku sayang, saya tidak akan melupakan kenangan indah saat bersamamu, kapan-kapan saya mau posting tentang kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini saya mau cerita sebuah kejadian yang saya alami pada hari Rabu, 15 April 2009. Sebenarnya males cerita seh, karena sangat tidak penting. Tapi berhubung masih berkesan hingga sekarang, saya abadikan saja di buku harian ini. Sungguh sebuah pengalaman yang ‘lucu sekaligus mendebarkan’ apa ‘mendebarkan sekaligus lucu’, terserah kamu lah, mbulet ae!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diawali pada Rabu dini hari, saya bangun tidur sekitar jam dua pagi. Bukan merupakan kebiasaan saya bangun pagi-pagi seperti ini, kecuali ada suatu alasan. Misal saja untuk belajar atau sholat tahajud. Tapi waktu itu alasannya adalah untuk menonton perempat final Liga Champion Eropa. Pertandingan kala itu adalah second leg antara Chelsea vs Liverpool. Saya adalah pecinta sepak bola, terutama yang berkaitan dengan sepak bola Inggris. Di Liga Champion Eropa saya selalu mendukung tim-tim dari Inggris. Dengan urutan prioritas: Manchester United, Chelsea, Arsenal dan Liverpool. Sayang sekali di perempat final kali ini dua tim dari Inggris harus bertemu dan saling mengalahkah satu sama lain. Terpaksa saya harus memilih salah satu, sesuai urutan prioritas saya medukung Chelsea untuk maju ke babak selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya nonton bareng bersama teman-teman sacharosa lainya. Sebenarnya sungguh menyenangkan suasana nonton bareng seperti ini, karena jadi tidak sepi, sehingga tidak ngantuk. Tapi masalahnya, teman-teman lainnya adalah ‘&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Liverpooldlian&lt;/span&gt;’ (sebutan untuk pendukung Liverpool), jadilah saya bagaikan seorang ‘The Jakmania’ yang nyasar ke tengah-tengah ribuan ‘Bonekmania’, atau bagaikan wanita di sarang penyamun. Bisa dibayangkan jadinya seperti apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata hasil akhir sama kuat 4-4, yes!!! dengan agregat 7-5, berarti yang berhak maju ke babak semifinal adalah Chelsea. Sungguh pertandingan yang sangat seru, sampai-sampai FIFA menobatkan pertandingan ini sebagai pertandingan terbaik dalam sejarah Liga Champion. Tetapi sebagai Liverpooldlian sejati apapun yang terjadi pada timnya, mereka akan tetap mendukung dan terus bernyanyi ‘&lt;span style="font-style: italic;"&gt;you’ll never walk alone&lt;/span&gt;’, tapi teman-teman saya ini tidak hapal lagunya, payah!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SfWZHbTRQbI/AAAAAAAAANc/xlxRiOLt9X0/s1600-h/1023604730-soccer-uefa-champions-league-quarter-final-second-leg-chelsea-v.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SfWZHbTRQbI/AAAAAAAAANc/xlxRiOLt9X0/s400/1023604730-soccer-uefa-champions-league-quarter-final-second-leg-chelsea-v.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329334086929564082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seusai menonton sepak bola dan larut sejenak dalam eforia kemenangan Chelsea, saya pun melanjutkan tidur kembali, lumayan bisa bangun agak siangan. Maklumlah semester ini kan semester santai. Tapi sebelum itu jangan lupa sholat subuh dulu. Harus seimbang antara kebutuhan dunia dan akhirat. Tidur di pagi hari adalah waktu tidur paling nikmat menurut saya. Ditunjang oleh hawa yang sejuk, oksigen yang mulai diproduksi oleh alam, serta matahari yang masih terasa hangat. Siapa yang tahan godaan untuk tidur di pagi hari. Hmm... Tidak heran jika kita sering mimpi indah saat tidur di pagi hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara soal mimpi, mimpi adalah refleksi dari sesuatu yang tubuh kita rasakan di saat kita tidur. Bisa dibilang mimpi adalah sebuah analogi. Contoh sederhana, saya ingat ketika waktu kecil dulu. Ketika itu, dalam mimpi saya sedang asyik bermain, tiba-tiba saya merasa kebelet, lalu saya pergi ke pinggir halaman untuk buang air kecil. Ternyata momen ketika di dunia mimpi saya buang air kecil, sama dengan momen yang saya alami di dunia nyata, yaitu mengompol. Pasti setiap orang pernah mengalami itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tidur saya kali ini, saya mimpi sangat indah. Saya mimpi bulan madu, (ehm.. ehm..) pergi berlibur ke Hawai bersama dengan kekasih hati. Sungguh menyenangkan, seakan dunia hanya milik berdua. Tiba-tiba, mengapa mimpi buruk itu datang. Pesawat yang saya tumpangi mengalami kerusakan mesin dan tidak dapat mempertahankan posisinya di udara. Alhasil pesawat pun terjun bebas ke darat, dan seluruh penumpang terperangkap di dalamnya. Pesawat menghantam daratan dengan keras, di tengah hutan belantara tak berpenghuni, terbelah menjadi beberapa bagian. Api pun berkobar, asap mengepul, tapi untunglah banyak penumpang yang masih hidup. Ingin rasanya segera bangun dari mimpi buruk ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uhuk.. uhuk.. Mengapa sulit sekali bernafas di sini. Saya pun terbangun dari tidur. Mendapati kamar saya sudah penuh dengan asap. Sejenak terdiam, berpikir apa sebenarnya yang sedang terjadi, maklumlah masih ‘&lt;span style="font-style: italic;"&gt;loading&lt;/span&gt;’ baru bangun tidur. Setelah semua saraf-saraf ‘connect’, dengan refleks saya pun lari keluar rumah, kebakaran, saya harus menyelamatkan diri. Tanpa peduli lagi terhadap harta benda yang tak ternilai harganya itu (hoho.. mbojok). Gelap sekali, sulit untuk melihat karena pandangan saya terhalang oleh asap. Sampai juga di luar rumah. Orang-orang sudah ramai berkumpul di depan rumah masing-masing, termasuk ‘Panda’. Eits.. ini bukan ‘&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Panda&lt;/span&gt;’ pembawa acara ‘&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Termehek-mehek&lt;/span&gt;’ itu, ‘Panda’ yang ini maksudnya nama anjing tetangga depan rumah, hehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SfWXacyFyWI/AAAAAAAAANU/MjJ16Go8GzY/s1600-h/picCOPandabear.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 170px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SfWXacyFyWI/AAAAAAAAANU/MjJ16Go8GzY/s200/picCOPandabear.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329332214721530210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saya perhatikan orang-orang di sekeliling. Mengapa wajah orang-orang ini tidak kelihatan panik sama sekali, malah asyik ngobrol dan ketawa-tawa. Setelah mencari informasi, yaah.. baru sadar, ternyata bukan kebakaran, tapi sedang ada ‘&lt;span style="font-style: italic;"&gt;foging&lt;/span&gt;’. Ada warga yang terserang demam berdarah katanya, jadi dilakukan penyemprotan. Jadi malu dah. Mengapa mendadak gini, tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Bahaya kan kalo ada orang yang sedang tidur lalu kehabisan oksigen, payah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SfWWls6XyOI/AAAAAAAAANE/z7JsuISP_ng/s1600-h/5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 277px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SfWWls6XyOI/AAAAAAAAANE/z7JsuISP_ng/s400/5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329331308518164706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba terdengar suara bibik menyapa, “Baru bangun ya om?” sambil tertawa meledek. Bibik adalah tetangga sebelah rumah. Seorang pembantu rumah tangga, tugasnya mengasuh balita berumur tiga tahun yang bernama ‘Bima’. Bibik memang baik dan akrab sama semua anak kos sini. Tapi ada dua hal yang saya tidak suka dari bibik. Pertama, selalu memanggil saya dengan sebutan ‘om’, itu membuat saya merasa jadi lebih tua. Tapi saya bisa maklum karena Bima yang pertama memanggil saya seperti itu. Dan yang kedua adalah selalu salah menyebutkan nama lengkap saya. Dia selalu bilang kalo nama saya itu Rizki Aditya, payah, padahal sudah dibilangi berulang kali kalo nama saya itu Rizki Setiadi. Kebanyakan nonton sinetron pasti. Walaupun mirip, tapi kan gak enak dipanggil salah gitu, hahaha... dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya bik” jawab saya sambil tersenyum. “Hahaha... sama kayak Bima dong!” kata bibik sambil tertawa lagi. Pantesan Bima terlihat diam, tidak seperti biasanya yang selalu lari-lari kesana-kemari. Masih ngantuk rupanya, memang anak ini selalu terlihat lucu dan menggemaskan. Kalo diperhatikan dengan seksama, wajahnya mirip dengan pemain sepak bola dari Manchester United, ‘Wayne Rooney’, teman-teman juga banyak yang bilang kayak gitu. Orang tuanya sadar gak ya? Hoho..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SfWWl8u4S0I/AAAAAAAAANM/c4erf_ZhyTE/s1600-h/6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 323px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SfWWl8u4S0I/AAAAAAAAANM/c4erf_ZhyTE/s400/6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329331312764930882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saya pun masuk kembali ke dalam rumah, malu diliatin sama orang-orang. Walaupun asap belum hilang seluruhnya, masih agak gelap, tapi lumayan sudah bisa bernafas. Saya kira tidak ada anak kos yang tersisa di atas. Loh, tapi kok ternyata masih tersisa dua orang. Pertama ‘&lt;span style="font-style: italic;"&gt;brother&lt;/span&gt;’, dia malah asik mandi sambil nyanyi-nyanyi di dalam kamar mandi. Padahal kamar mandinya sudah gelap tertutup asap, dasar orang gila! Kedua ada Ayos, malah tidur dengan nyenyaknya. Berarti dari tadi dia tidur di sini, dan gak merasa terganggu sama sekali. Gila, anak ini bernafasnya pake apa ya??? Hohoho...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7395607507453175229-6396467455895827260?l=sacharosa-rizki.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/6396467455895827260/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/04/sacharosa-on-fire.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/6396467455895827260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/6396467455895827260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/04/sacharosa-on-fire.html' title='Sacharosa On Fire'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SfWWldrYpFI/AAAAAAAAAM8/Ph6UexcEGBU/s72-c/4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229.post-6344933566783482440</id><published>2009-04-17T18:03:00.017+07:00</published><updated>2009-04-17T20:08:52.294+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku Harian'/><title type='text'>Hari yang Aneh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SehoJhHhJrI/AAAAAAAAAME/AMtkoGRV280/s1600-h/hari_yang_aneh_large.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SehoJhHhJrI/AAAAAAAAAME/AMtkoGRV280/s320/hari_yang_aneh_large.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325621072083625650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" ...&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Kok aneh... Inilah hari yang aneh&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Aneh deh... Ya memang hari yang aneh&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;... "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Hari yang Aneh’ sebuah reality show yang membuat hari si artis menjadi terasa aneh. Saya kira itu hanya bisa terjadi di televisi saja, tetapi ternyata saya alami juga pada hari Minggu, 12 April 2009, kemarin. Keapesan beruntun terus datang tanpa diduga dan tanpa kompromi. Semua yang telah dipersiapkan, direncanakan dan berada di angan-angan, hilang sudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diawali hari Minggu pagi, perjalanan pulang ke Surabaya. Sebenarnya saya biasa ke Surabaya naik kereta Cantik Express, dikarenakan beberapa faktor, yang pertama adalah ingin tiba di Surabaya lebih awal, untuk menghadiri sebuah resepsi pernikahan, dan yang kedua karena kehabisan tiket. Jadilah saya naik kereta ekonomi Logawa. Sesuai jadwal, kereta Logawa berangkat dari Stasiun Jember pukul 5 pagi, satu jam lebih awal dari jadwal keberangkatan kereta Cantik Express. Entah mengapa pagi itu saya baru bangun tidur pukul 04.30 WIB, padahal alarm sudah saya setel pukul 4 pagi. Itupun tidak bangun sendiri, ibu saya yang membangunkan sambil marah-marah. Inilah awal dari segalanya, segala keanehan yang saya alami hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga puluh menit lagi, adalah waktu yang tersedia untuk mencapai Stasiun Jember. Mendengar suara alarm yang sangat keras, bukan berasal dari hape saya, tetapi berasal dari suara ibu, hehe... Saya langsung terbangun, melihat ke arah jam, tanpa sempat lagi mendengarkan nasehat ibu saya (lebih tepatnya omelan), langsung menuju kamar mandi, sikat gigi, ambil wudhu, sholat subuh biar diberi keselamatan, walaupun sholatnya bisa digologkan kategori express. Kemudian, kebiasaan buruk saya jika ingin berpergian adalah ‘packing’ di saat-saat terakhir. Inilah yang membuat waktu saya semakin tipis. Alhasil banyak barang-barang yang tertinggal, termasuk oleh-oleh titipan teman saya, sorry... Seperti biasa, sebelum berangkat saya berkewajiban menghabiskan sarapan terlebih dahulu. Jika tidak, saya tidak mungkin diijinkan untuk berangkat, prinsip ibu saya mungkin lebih baik terlambat daripada tidak sarapan, hoho... Sungguh tidak nyaman dikejar-kejar waktu seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantar ayah menuju stasiun, ternyata tidak makan waktu lama, karena jalanan masih sepi. Pukul 04.55 WIB sampailah di Stasiun Jember, Alhamdulillah, bisa agak santai berjalan menuju loket. Wuihh!!! Sampai di loket saya dikejutkan oleh antrian pembeli tiket yang sangat panjang. Tidak biasanya ramai seperti ini, mungkin karena ini arus balik, setelah libur pemilu. Semakin meruntuhkan semangat saya saja, ingin pulang ke rumah lagi rasanya, tapi ayah saya sudah ngacir pergi. Untunglah malaikat penyelamatku datang, namanya Fajar, teman satu kos, memang sudah janjian sebelumnya seh mau pulang bareng. Ternyata saya sudah dibelikan tiket olehnya, yess! tidak perlu antri, kami langsung naik ke kereta, cari tempat duduk yang nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kereta ternyata banyak sekali bertemu teman-teman mahasiswa yang juga pulang ke Surabaya. Di antaranya ada Agita dan Aya, dari Jurusan Teknik Industri ITS.  Sungguh menyenangkan, menjadi setitik embun di pagi hari, haha lebay... Jadinya kami berempat duduk bareng berhadap-hadapan. Kami asik ngobrol, tapi saya lebih banyak diam dan mendengarkan, mengamati mereka berbicara. Mata saya terasa sangat berat, mungkin ini adalah multiple effect dari udara sejuk pagi hari, perut yang terisi penuh, dan saya yang belum mandi tadi, hahaha... Tidak terasa saya sudah memasuki alam bawah sadar, tidur lebih dalam dan mimpi indah, seperti terkena hipnotis Romi Rafael.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Seh_MpirXzI/AAAAAAAAAM0/fAQBMsL9iFI/s1600-h/5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Seh_MpirXzI/AAAAAAAAAM0/fAQBMsL9iFI/s200/5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325646414652071730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 08.00 WIB, terasa sangat gerah sekali di dalam gerbong ini. Saya pikir biasa lah namanya juga kereta ekonomi, tetapi kenapa perasaan saya tidak enak. Saya pun terbangun dari tidur, mengamati sekitar, tentu saja ada yang janggal, kenapa kereta ini berhenti di tengah-tengah perjalanan, tidak seperti biasanya yang hanya berhenti di stasiun saja. Saya coba bertanya pada teman saya, tapi mereka masih lelap tidur, seakan tidak merasakan panas dari sinar matahari yang menembus sampai ke dalam gerbong. Mungkin kress, masih menunggu kereta dari arah lain, pikir saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu jam kemudian, kereta Cantik Express lewat di sebelah kami, seakan berbicara “Dadaaahhh... kami duluan ya!” Seluruh penumpang mulai terlihat bingung, semua bangkit dari tidurnya, bahkan bangkit dari tempat duduknya, pasti ada yang tidak beres. Seharusnya kereta kami dulu yang sampai di Surabaya. Menurut jadwal, kereta Logawa tiba di Stasiun Gubeng pukul 09.00 WIB, sedangkan kereta Cantik Express tiba pukul 10.00 WIB, mengapa di tengah jalan kereta kami didahului. Informasi berdatangan, tentu saja dari mulut ke mulut, yang tidak jelas sumber dan kebenarannya. Isu pun menyebar, katanya lokomotif rusak, masih menunggu kiriman lokomotif pengganti dari Jember, yang akan datang berbarengan dengan kereta Sri Tanjung, sekitar pukul 12.00 WIB, mampus!!! Sontak para penumpang gelisah, bahkan tidak sedikit yang turun dan melanjutkan perjalanan dengan naik bus. Kami mencoba bersabar menunggu perkembangan selanjutnya. Pupus sudah rencana saya dan Fajar untuk menghadiri resepsi pernikahan teman kami, mbak Silvi biasa kami memanggil. Yah... apa boleh buat, bukan kesalahan kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SehowfPwlnI/AAAAAAAAAMc/EpW2JkyX_dw/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SehowfPwlnI/AAAAAAAAAMc/EpW2JkyX_dw/s400/3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325621741596218994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kami pun terus bersabar menunggu, bersama sebagian penumpang lainnya. Di dalam gerbong yang sangat panas, keringat pun bercucuran. Gak rugi saya tidak mandi tadi pagi, karena sekarang tidak ada bedanya yang sudah mandi dan yang belum, hoho... Kesabaran itu membuahkan hasil juga, sekitar pukul 10.00 WIB, tiba-tiba terdengar suara mesin lokomotif, dan getarannya terasa dari gerbong kami. Nampaknya lokomotif berhasil diperbaiki, jadi tidak perlu menunggu lokomotif pengganti dari Jember. Menurut perhitungan, jika perjalanan lancar, kami akan tiba di Surabaya sekitar pukul 11.30 WIB. Itu berarti harapan untuk menghadiri resepsi pernikahan mbak Silvi masih ada, karena di undangan tertera acara pukul 09.30 – 13.00 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh perjalanan yang melelahkan. Perut saya mulai terasa lapar, padahal tadi pagi sudah diisi penuh. Mengapa cepat sekali kosongnya, padahal aktivitas yang dilakukan hanya tidur dan duduk, hehe... Tapi teman-teman saya pun merasakan hal yang sama, wajar kok. Sudah terbayang-bayang makanan di resepsi nanti, jadi tidak sabar rasanya ingin cepat sampai. Tapi kedua cewek ini terus saja menghasut, katanya tidak cukup waktunya lah, mau hujan lah, hahaha... Dasar!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 11.30 WIB, kereta Logawa tiba di Stasiun Gubeng, Surabaya. Tanpa membuang-buang waktu lagi saya dan Fajar cepat-cepat turun dari kereta dan keluar stasiun, menghampiri jemputan, langsung menuju Sacharosa tentunya. Sampai di kosan, jam sudah menunjukkan pukul 12.00 WIB, wah... lagi-lagi harus kejar-kejaran dengan waktu. Saya langsung mandi agar terlihat fresh, kemudian setrika baju biar terlihat rapi. Pukul 12.30 WIB kami siap berangkat, tapi kami cuma berempat, anggota Sacharosa laiinya masih sibuk mudik, gak seru!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resepsi bertempat di Mapolda Jawa Timur, menggunakan dua buah sepeda motor, kami langsung tancap gas. Perjalanan dari Sacharosa menuju Mapolda ditempuh hanya dalam waktu sepuluh menit, huffh! Sampai juga akhirnya. Tapi kenapa perasaan kami jadi tidak enak lagi, ada yang salah kayaknya. Setelah dikroscek ke satpam, ternyata benar, ini bukan resepsinya mbak Silvi, ini resepsi orang lain. Memang acaranya barengan, tapi satunya bertempat di gedung sebelumnya. Putar balik!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketemu juga tempat yang dimaksud, parkir motor, langsung menuju ke dalam gedung. Jam menunjukkan pukul 13.00 WIB tepat. Acaranya sudah selesai kayaknya, sudah sepi, banyak orang yang beres-beres. Hilang sudah kesempatan untuk menyaksikan resepsi pernikahan, sebuah prosesi ‘ngunduh mantu’ khas Jawa Timur, sungguh mengecewakan. Tak apalah, niat kami kan mau mengucapkan selamat, yang penting bisa ketemu. Untunglah di dalam masih ada mbak Silvi-nya. Kami pun disambut hangat, walaupun mempelai prianya tidak terlihat, sibuk beres-beres kayaknya. Kami pun disuruh makan, walaupun hanya sedikit menu yang tersisa, bahkan hampir diberesi sama cleaning servicenya, lumayan lah, walaupun jauh dari ekspetasi saya, haha.. Setelah kenyang, kami pamit pulang, gak enak lama-lama mengganggu, hehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SehowSaB_lI/AAAAAAAAAMM/mQs2GQCBZIE/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 297px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SehowSaB_lI/AAAAAAAAAMM/mQs2GQCBZIE/s400/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325621738149641810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan pulang bisa agak santai, tidak perlu ngebut lagi. Menikmati hembusan angin di atas sepeda motor, di tengah teriknya dan panasnya hawa kota Surabaya. Wuih!!! So Hot!!! Tenggorokan terasa kering sekali, kami mampir dulu di dekat kampus Deteksi, beli degan ijo, sueger!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Sehowc__ieI/AAAAAAAAAMU/5_UeIRIGAM8/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 271px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Sehowc__ieI/AAAAAAAAAMU/5_UeIRIGAM8/s400/2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325621740993219042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Biasanya di akhir acara ‘Hari yang Aneh’, presenter ‘Uya Kuya’ mendatangi si artis untuk memberitahukan kalau dia telah dikerjain. Beda dengan ini, kok gak ada yang datang ya, mudah-mudahan kesialan saya ini cukup sampai di sini saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sacharosa mengucapkan kepada Doddy Fairdyance dan Silviana Husein, selamat menempuh hidup baru, semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, dah warohmah, amin.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kalimat indah buat mereka :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian telah diciptakan berpasang-pasangan, dan selamanya pula kalian akan berpasanagan.&lt;br /&gt;Tapi biarkan ada ruang antara kalian, tempat angin surgawi melintas dan memainkan tarian.&lt;br /&gt;Saling mengasihilah selalu, tapi jangan jadikan cinta sebagai belenggu.&lt;br /&gt;Biarkan cinta bergerak, mengalir antara dua cinta.&lt;br /&gt;Bernyanyi dan menarilah bersama dalam segala suka dan duka, dan sisakan ruang bagi masing-masing untuk menghayati ketunggalannya.&lt;br /&gt;Berikan hati, namun jangan saling menguasainya, sebab hanya tangan kehidupan yang akan mampu mencukupi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kahlil Gibran)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7395607507453175229-6344933566783482440?l=sacharosa-rizki.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/6344933566783482440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/04/hari-yang-aneh.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/6344933566783482440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/6344933566783482440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/04/hari-yang-aneh.html' title='Hari yang Aneh'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SehoJhHhJrI/AAAAAAAAAME/AMtkoGRV280/s72-c/hari_yang_aneh_large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229.post-2716080171471303331</id><published>2009-04-15T18:43:00.000+07:00</published><updated>2009-04-15T18:45:57.010+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil'/><title type='text'>Sacharosa Photography</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SeXIyMv7WTI/AAAAAAAAAL8/OQSx0FxVgr8/s1600-h/11.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 284px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SeXIyMv7WTI/AAAAAAAAAL8/OQSx0FxVgr8/s400/11.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324882899176741170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7395607507453175229-2716080171471303331?l=sacharosa-rizki.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/2716080171471303331/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/04/sacharosa-photography.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/2716080171471303331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/2716080171471303331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/04/sacharosa-photography.html' title='Sacharosa Photography'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SeXIyMv7WTI/AAAAAAAAAL8/OQSx0FxVgr8/s72-c/11.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229.post-714850428061418527</id><published>2009-04-07T18:11:00.005+07:00</published><updated>2009-04-13T10:56:20.964+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lucu'/><title type='text'>Budi Anduk For President</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Sds1u3EeXGI/AAAAAAAAAL0/hgfaDwdedWU/s1600-h/IMG_25934resize.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 267px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Sds1u3EeXGI/AAAAAAAAAL0/hgfaDwdedWU/s400/IMG_25934resize.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321906463841344610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Launching T-shirt berjudul ‘Budi Anduk For President’ yang dibuat dalam rangka menyambut pesta demokrasi. Membawa pesan agar Rakyat Indonesia tidak lupa menggunakan hak pilihnya pada pemilu legislatif nanti tanggal 9 April 2009. Untuk Indonesia yang lebih maju...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah T-shirt keren karya hifatlobrain.blogspot.com ini telah dipesan lebih dari 30 buah. Sebagai partner hifatlobrain, sacharosa mengucapkan selamat dan sukses, semoga usahanya semakin maju dan terus bermunculan ide-ide baru di waktu depan. Untuk yang belum sempat memesan, nantikan produk terbaru dari hifatlobrain, bisa dilihat di &lt;a href="http://hifatlobrain.blogspot.com/"&gt;hifatlobrain.blogspot.com&lt;/a&gt; atau di blog ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7395607507453175229-714850428061418527?l=sacharosa-rizki.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/714850428061418527/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/04/launching-t-shirt-berjudul-budi-anduk.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/714850428061418527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/714850428061418527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/04/launching-t-shirt-berjudul-budi-anduk.html' title='Budi Anduk For President'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/Sds1u3EeXGI/AAAAAAAAAL0/hgfaDwdedWU/s72-c/IMG_25934resize.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229.post-5047985888449452958</id><published>2009-03-20T16:36:00.013+07:00</published><updated>2009-04-13T11:01:24.769+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hobi'/><title type='text'>High Dynamic Range</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/ScNov1AV4PI/AAAAAAAAALM/lsy6_vA6_Os/s1600-h/P1210350.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 178px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/ScNov1AV4PI/AAAAAAAAALM/lsy6_vA6_Os/s200/P1210350.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315207156118970610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membaca judul artikel ini, dalam benak anda mungkin bertanya-tanya, High Dynamic Range, apa maksudnya? Istilah ini memang terdengar asing bagi sebagian orang, sama seperti saat dulu saya pertama kali mendengarnya. HDR (High Dynamic Range) adalah salah satu teknik pemotretan yang bisa menghasilkan foto yang detil dan ketajamannya pun sangat jelas, seperti pada saat anda melihat obyek tersebut secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melihat foto di atas, dalam benak anda mungkin akan bertanya-tanya kembali, apakah hubungannya HDR dengan pria di atas? Benda apakah yang dipegang pria itu? Berapakah jumlah uang yang dipegang pria itu? Mengapa pria itu terlihat begitu tampan? Hahaha... Stop! Jangan bertanya-tanya lagi, saya akan jelaskan semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya tulisan ini dibuat karena ada permintaan dari teman saya. Dia baru saja menyelesaikan sidang tugas akhirnya, dan berencana melanjutkan studinya ke Perancis, serta bercita-cita untuk segera menikah. Nice plan!!! Selamat dan semoga sukses. Banyak teman menganggap saya orang yang sombong, padahal sebenarnya tidak, apalagi kalau sudah kenal dekat. Mungkin kalau sedikit cuek itu benar, makanya sekarang saya mau lebih perhatian sama teman-teman, salah satunya dengan cara mewujudkan permintaan mereka seperti ini. Memang antara sombong, cuek, percaya diri, itu sulit dibedakan, apalagi kalau hanya dilihat dari luarnya saja. Yang paling mengerti diri kita hanya Dia yang menciptakan, karena Dia lebih dekat daripada urat nadimu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2007, Jurusan Teknik Sipil, Institut Teknologi Sepuluh November tempat saya kuliah, tepat berusia 50 tahun. Dalam kemeriahan peringatan ulang tahun emas ini, salah satunya diadakan lomba foto. Lomba yang berhadiah total kurang lebih 8 juta rupiah ini, ditujukan untuk kalangan sipil, dan bertema Suasana Kampus Teknik Sipil. Tentu saja ini sangat menarik, karena hadiahnya yang tergolong besar dan saingannya yang hanya dari kalangan kampus. Bulat sudah keputusan untuk ikut serta dalam lomba ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengambil kata-kata teman saya, “Saya adalah orang biasa yang dikelilingi orang-orang luar biasa,” rasanya cocok untuk menggambarkan keadaan ini. Tim saya terdiri dari tiga orang. Pertama, bernama Wulung Anggara Hanandita, mahasiswa sebuah universitas di Jepang, gila fotografi sejak kecil, menjadi ketua panitia IJPE (Indonesia Japan Photo Exhibition) A Photo Exhibition for International &amp;amp; Cultural Exchange Between Indonesia and Japan, pada tahun 2008. Kebetulan saat ada lomba ini dia sedang libur musim panas dan pulang ke Indonesia. Kedua, adalah Hanif Santoso, mahasiswa Teknik Geomatika ITS, tidak kalah gilanya dengan yang pertama, menjadi fotografer ITS Online sejak 2005. Ketiga, ya saya sendiri. Berikut foto-foto yang kami kumpulkan ke panitia lomba, beserta deskripsi fotonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;______________________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Teknik Sipil ITS :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;“TAMAN KAMPUSKU”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Kehidupan manusia tak bisa dipisahkan dengan lingkungan sekitarnya. Dimana pun berada, di situ pula seseorang yang berpijak memiliki tanggung jawab terhadap lingkungannya. Seperti halnya yang terdapat di Kampus Teknik Sipil ITS ini. Terlihat di berbagai sudut halaman, taman yang tertata dengan rapi. Keberadaannya tak hanya memberikan fungsi keindahan secara estetika. Namun yang lebih penting adalah fungsinya sebagai penyeimbang lingkungan. Oleh karenanya dapat memberikan suasana lingkungan tetap bersih, sehat serta nyaman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Untuk itu dalam kesempatan ini, saya ingin menunjukkan keindahan itu lewat lensa kamera. Terdiri dari tiga foto yang semuanya terdiri dari gambar keadaan taman. Foto diambil dengan teknik HDR (High Dynamic Range). Menggabungkan tiga frame dengan exposure yang berbeda untuk mendapatkan hasil pencahayaan yang baik. Digunakan kamera Canon EOS-1D Mark II.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;1. Taman Teknik Sipil ITS tampak depan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: courier new;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/ScNmg7kn1kI/AAAAAAAAAKs/l8Ihox26cA4/s1600-h/IM8Q4383_1_2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 254px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/ScNmg7kn1kI/AAAAAAAAAKs/l8Ihox26cA4/s400/IM8Q4383_1_2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315204701160461890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Terlihat secara luas keindahan taman Teknik Sipil ITS pada sore hari, yang kini usia mencapai usia emas (50 tahun) dengan berbagai gelar prestasinya yang telah dicapainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;2. Taman Teknik Sipil ITS tampak atas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: courier new;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/ScNoD0NVfhI/AAAAAAAAAK0/EgyWfF0_BPc/s1600-h/IM8Q4454_2_3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 267px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/ScNoD0NVfhI/AAAAAAAAAK0/EgyWfF0_BPc/s400/IM8Q4454_2_3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315206399990791698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Hijaunya dedaunan pada pohon serta rumput memberikan kesegaran serta kenyamanan di sekitarnya. Khususnya pada laboratorium struktur dan hidro yang letaknya berdektan dengan taman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;3. Detil taman Teknik Sipil ITS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: courier new;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/ScNoEKNMnzI/AAAAAAAAAK8/r0U6lOAXk18/s1600-h/IM8Q4502_3_4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 267px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/ScNoEKNMnzI/AAAAAAAAAK8/r0U6lOAXk18/s400/IM8Q4502_3_4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315206405895790386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Kesejukan suasana taman sebelah laboratorium hidro terpancar di pagi hari. Seiring menyambut dimulainya aktivitas akademik di kampus Teknik Sipil ITS.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Surabaya, 26 September 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Rizki Setiadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;NRP. 3105 100 084&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;______________________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, foto yang pertama dianugerahi juara I, dan foto yang ketiga juara IV atau harapan I. Kami sungguh tidak menyangka mendapatkan ‘double-double’ seperti itu. Sebenarnya hasil jepretan kami cukup banyak, tetapi setelah diseleksi dipilihlah tiga foto tersebut,  kami tidak tau kalo satu orang bisa menang lebih dari satu kali (seperti Ana Bella dan Brandon), tau gitu kami kumpulkan saja semua foto-fotonya, hehe. Hadiah yang didapatkan lumayan lah, bisa dibuat makan-makan, itung-itung sebagai ucapan terima kasih kepada teman-teman sacharosa yang turut membantu. Tidak lupa juga terima kasih buat saudara Hanif dan Wulung. Kameranya keren, menang lomba ini sepuluh kali belum bisa terbeli itu kamera, he.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/ScNoEG8sIxI/AAAAAAAAALE/KanQ1cR79J0/s1600-h/sacharosa+63.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 266px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/ScNoEG8sIxI/AAAAAAAAALE/KanQ1cR79J0/s400/sacharosa+63.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315206405021246226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan setelah membaca cerita di atas bisa menginspirasi teman-teman. Sekarang saatnya bagi-bagi tips (kumat sombongnya, memang sulit dibedakan kan). Ini diambil dari majalah Snap! Inspirasi dan Panduan Fotografi, edisi Maret 2007. Hakikat foto adalah memindahkan pandangan mata ke dalam media rekam sehingga terciptalah gambar dua dimensi. Di tangan fotografer berpengalaman, subyek yang terekam dalam foto itu bisa tampak lebih hidup dan seolah membentuk bidang tiga dimensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untunglah, teknologi digital memudahkan segala hal, termasuk membuat foto 3D. Lihatlah foto-foto di atas, semuanya memperlihatkan kedalaman ruang atau berdimensi. Detil dan ketajamannya pun sangat jelas, seperti pada saat anda melihatnya secara langsung. Itulah kehebatan teknik HDR. Kelemahan kamera digital, yakni kurang bisa merekam subyek dengan kekontrasan tinggi, teratasi oleh HDR. Setiap detil dalam foto-foto kami tidak satu pun memperlihatkan bagian gelap menghitam atau terang berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur saja, sebetulnya teknik memotret untuk mendapatkan foto HDR sama saja dengan teori memotret pada umumnya. Bedanya, kali ini anda mesti membuat banyak foto dengan sasaran yang sama. Pastikan subyek foto tidak bergerak. Gunakan tripod agar kamera tidak goyang. Geser sedikit saja, foto HDR pasti tampak berbayang atau tidak fokus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang harus diingat, HDR dapat membuat semua bagian gambar terlihat jelas dan detil, baik dalam hal warna maupun ketajaman. Jadi, HDR sangat cocok diterapkan pada foto landscape, terutama yang memiliki perbedaan gelap dan terang sangat mencolok. Obyek lain juga boleh anda jadikan foto HDR. Saran kami, carilah sudut pengambilan gambar yang bisa memperlihatkan dimensinya, misalnya lorong yang menyempit. Ini butuh imajinasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya, gunakan lensa dengan fokus manual. Kamera saku biasanya tidak dilengkapi fasilitas fokkus manual. Bila situasinya demikian, apa boleh buat, usahakan fokus otomatis di kamera ini selalu menunjuk titik yang sama pada setiap pemotretan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potretlah sasaran anda dengan beragam takaran eksposur supaya nantinya tak ada bagian gambar yang terlalu gelap maupun terang. Jepretlah subyek tersebut dengan nilai eksposur normal terlebih dahulu. Selanjutnya, ubah intensitas cahaya dengan memperlambat (untuk kondisi overexposure) atau mempercepat kecepatan rana (menciptakan foto underexposure). Jangan mengubah diafragma lensa karena akan merusak ketajaman gambar pada foto HDR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah terkumpul, siapkan semua gambar tadi di komputer. Gunakan aplikasi olah gambar digital khusus untuk menyulapnya menjadi foto HDR. Selain photoshop, ada beberapa software untuk membuat foto HDR, salah satunya memakai program Photomatic Pro 2.3.3, karena ringan dan hasilnya bagus. Versi trial-nya dapa anda unduh dari &lt;a href="http://www.hdrsoft.com/"&gt;www.hdrsoft.com&lt;/a&gt;. Tips untuk membuat HDR dari sebuah foto, sebaiknya gunakan potret berformat RAW agar warna pada foto tetap akurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan kami, walau demikian, teknik HDR tidak akan mematikan fotografi. Teknik pemotretan yang baik tetap syarat utama untuk menghasilkan karya yang baik juga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7395607507453175229-5047985888449452958?l=sacharosa-rizki.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/5047985888449452958/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/03/high-dynamic-range.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/5047985888449452958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/5047985888449452958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/03/high-dynamic-range.html' title='High Dynamic Range'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/ScNov1AV4PI/AAAAAAAAALM/lsy6_vA6_Os/s72-c/P1210350.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229.post-6341434926362702137</id><published>2009-03-10T11:27:00.019+07:00</published><updated>2009-03-18T15:40:16.262+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil'/><title type='text'>Farah Quinn???</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbXzKlwNTNI/AAAAAAAAAIY/kYFRrhgDHW0/s1600-h/farah_quinn_koki_sexy_indonesia.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 112px; height: 124px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbXzKlwNTNI/AAAAAAAAAIY/kYFRrhgDHW0/s200/farah_quinn_koki_sexy_indonesia.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311418698811919570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang jarang nonton televisi pasti asing dengan nama Farah Quinn. Artis pendatang baru kah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Farah Quinn ini adalah host di acara Ala Chef, sebuah acara masak-memasak di Trans TV dengan konsep baru yang lebih fresh dan berbeda dengan acara memasak lainnya. Acara yang tayang setiap hari Kamis dan Jumat pukul 10.00 wib, menyedot banyak perhatian, tidak hanya ibu-ibu dan remaja putri, bahkan kaum adam pun kini mulai tertarik dengan acara ini. Tentu saja ini tidak lepas dari kehebatan dan daya tarik pembawa acaranya Farah Quinn.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX0LlxDXII/AAAAAAAAAJA/eZoi0r4FHWs/s1600-h/n43249743291_1439960_2964.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX0LlxDXII/AAAAAAAAAJA/eZoi0r4FHWs/s400/n43249743291_1439960_2964.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311419815506959490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Adakah hubungan antara keseksian dan masakan? Di tangan Farah Quinn keduanya tidak hanya berhubungan, tetapi menyatu. FQ memang membawa sesuatu yang berbeda pada acara kuliner di televisi Tanah Air. Tidak tanggung-tanggung, dia melakukan itu dengan menggabungkan antara keseksian dan keahlian memasak. Farah menjadi tampak sangat berbeda dengan pengasuh acara kuliner lain di televisi yang kebanyakan laki-laki. Selain itu, dia juga memiliki modal yang lebih dari cukup untuk diterima pasar. Dia menarik, memiliki keahlian, prestasi, pengalaman, dan penampilannya amat modis. Satu lagi, gaya bicaranya yang campur aduk menjadi keunikan tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang mengira terpilihnya Farah untuk memandu acara yang sering syuting di lokasi terbuka ini disebabkan oleh wajah cantik dan postur tubuhnya yang seksi, padahal modal Farah untuk menjadi host kuliner boleh dibilang tidak main-main karena ia telah menyandang predikat chef / koki dengan spesialisasi pastry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1996, Farah yang waktu itu kelas I SMA di Bandung mengikuti program pertukaran pelajar yang dia biayai sendiri dan ditempatkan di Pennsylvania. Hijrahnya Farah ke AS seperti mengarahkan hidupnya pada bidang yang ia cintai sewaktu kecil, memasak. Lulus sebagai sarjana keuangan, ia sempat bimbang ketika hendak melanjutkan S-2. Bulat sudah keputusannya untuk profesional di bidang memasak, belajar di Pittsburgh Culinary Institute, Ia mengikuti semua tahap untuk menjadi juru masak kepala (chef). Sambil kuliah, Farah juga nyambi bekerja di Lydia’s Pittsburgh, restoran Italia terkenal di Pittsburgh, Pennsylvania.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lulus kuliah, Farah pindah ke Phoenix, Arizona, menjadi ahli pastry di Arizona Biltmore Resort. Belajar tetap dilakoninya di World Pastry Championships dan sempat berguru kepada ahli pastry seperti Ewald Notter dan Collete Peters. Dia meniti karier dari bawah hingga akhirnya menjadi chef dalam waktu lima tahun. Sebagai juru masak yang cantik, dia juga sempat dilirik media massa di AS. Dia ditulis di 944 Magazine dan harian The Arizona Republic. "Mereka menyebut saya a beatiful and sexy chef from Indonesia," kata Farah. “Ah, senangnya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2005, dibawah arahan chef selebritas James Mullaney, Farah berkesempatan membuat makanan penutup untuk Pertemuan G-8 di Sea Island, Georgia. Olahannya dicicipi Ibu Negara AS, Laura Bush, dan sejumlah delegasi lain. Tahun itu juga Farah dan suaminya, Carson Quinn, membuka restoran bintang empat, Camus, di New York. Jumlah karyawan mereka 35 orang, antara lain dari Meksiko dan Asia. Dua tahun berdiri, Camus dijual. Untuk membuat restoran baru, Farah masih berpikir-pikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX03OPtE7I/AAAAAAAAAJI/e8Q778SF8LQ/s1600-h/n43249743291_1439963_3539.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX03OPtE7I/AAAAAAAAAJI/e8Q778SF8LQ/s400/n43249743291_1439963_3539.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311420565107315634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2008, Farah pulang berlibur ke Indonesia, dan ia ditawari untuk menjadi host sebuah program televisi. Sejak November 2008, dia mulai menjadi pembawa acara Ala Chef di Trans TV. Sebetulnya sebelum pulang berlibur ke Indonesia, ia sudah mendapat pekerjaan baru di Hotel Four Season, Phoenix, Amerika. Namun, ia telanjur kecantol program televisi Ala Chef. Dia sangat menyukai bekerja sambil bertamasya di pekerjaannya kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX0Lbk2J-I/AAAAAAAAAIw/u5zRG-jF3QM/s1600-h/n43249743291_1273007_4578.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX0Lbk2J-I/AAAAAAAAAIw/u5zRG-jF3QM/s400/n43249743291_1273007_4578.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311419812771407842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Farah sangat suka berpergian bersama teman-temannya, baik itu di Indonesia ataupun di Amerika. Dia sangat bangga bisa mengabdikan dirinya, sebagai seorang ibu dan istri. Farah memfokuskan hidupnya untuk keluarga, dan percaya bahwa karir dan orang-orang di sekitarnya membuat hidupnya menjadi spesial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Apa Kata FQ :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bersama Farah Quinn dengan yummy sexy food," (begitu kata Farah di pengujung acara Ala Chef).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX0LH040pI/AAAAAAAAAIo/DYP_Wex-6Yw/s1600-h/n43249743291_1273002_1660.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX0LH040pI/AAAAAAAAAIo/DYP_Wex-6Yw/s400/n43249743291_1273002_1660.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311419807469982354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Hmmm... yummy," (ucapnya usai mencicipi secuil makanan yang baru dia masak. Itu adalah ungkapan khas Farah setiap usai mencicipi satu menu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX0KzkPqfI/AAAAAAAAAIg/esU8Qfa9W2c/s1600-h/n43249743291_1273000_9689.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX0KzkPqfI/AAAAAAAAAIg/esU8Qfa9W2c/s400/n43249743291_1273000_9689.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311419802031466994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Kalau sudah di depan kamera, saya lebih mudah berbicara dalam bahasa Inggris," (ujar Farah yang mengaku kemampuan berbahasa Indonesia-nya kian membaik setelah tinggal di Indonesia enam bulan terakhir).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cooking is a sexy thing, ketika kamu bisa mengerjakan (memasak) sendiri, it's sexy, memasak bisa dikerjakan siapa saja, termasuk orang seksi" (Dia mengingatkan agar para perempuan tidak perlu khawatir kecantikannya memudar atau telapak tangan menjadi kasar akibat memasak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah masakan Indonesia yang seksi? "Ada. Gado-gado," jawab Farah cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya sudah siap dengan segala risikonya. Pasti ada yang suka dan tidak suka dengan penampilan saya, I have to prove that I have a culinary background," (kata Farah yang mengaku sempat diajak main sinetron dan diminta menjadi presenter acara gosip hingga sepak bola sejak muncul di Ala Chef).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam hati, aku selalu suka baking. Passion-ku ternyata di masak. Daripada S-2, mending memasak, jelas ada gunanya. Kalau enggak masuk industri, minimal bisa memasak di rumah," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Usia tujuh tahun aku sudah biasa main dengan terigu, bikin bolu, puding, es krim. Aku sudah bisa bikin agar-agar berbentuk semangka," (Sejak kecil Farah memang gemar masak, khususnya kue. Sewaktu kelas I SD ia kerap ikut ibunya kursus memasak. Ia mempraktikkan sendiri di dapur).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bikin restoran itu seperti punya baby. Chef harus involved, harus train pegawai, sampai baby-nya besar. Jadi aku enggak bisa liburan. Kalau pelayan enggak masuk, aku yang turun tangan. Suamiku juga ikut bantu. Ia bisa masak di rumah, tetapi kalau udah serve di restoran harus di-train juga, Aku juga melalui pekerjaan berat di kitchen. Aku juga angkat karung terigu," (Tahun 2005 Farah dan suaminya, Carson Quinn, mendirikan restoran bintang empat, Camus).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua tahun berdiri, Camus dijual. "Harganya tinggi sehingga tidak bisa kami elak, ha-ha-ha.... Pas kebetulan aku melahirkan Armand, sekalian beristirahat," terang Farah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/ScCsrR63MBI/AAAAAAAAAKc/2Yi6y72yvJk/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/ScCsrR63MBI/AAAAAAAAAKc/2Yi6y72yvJk/s400/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5314437419841826834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX0LbQKNCI/AAAAAAAAAI4/qwKFG2oNf8c/s1600-h/n43249743291_1439957_2379.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX0LbQKNCI/AAAAAAAAAI4/qwKFG2oNf8c/s400/n43249743291_1439957_2379.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311419812684641314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Aku mencampur apa yang aku pelajari, pastry, dan apa yang aku cintai, salah satunya masakan Indonesia, Saya cenderung mix, yang penting sehat,” (Di Ala Chef, Farah tidak hanya memamerkan kepiawaiannya membikin kue. Soal selera, Farah tak akan pernah mau memilih antara masakan Indonesia dan sajian luar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya cinta fashion. Apalagi dengan terjun ke industri ini,” (Penampilan buat Farah sama pentingnya dengan kemampuan memasak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX03c6MMxI/AAAAAAAAAJQ/FBhosFpal9Y/s1600-h/n43249743291_1493598_7716165.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX03c6MMxI/AAAAAAAAAJQ/FBhosFpal9Y/s400/n43249743291_1493598_7716165.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311420569043612434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Biodata:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Farah Fauzan Quinn&lt;br /&gt;Kelahiran: Bandung, 8 April 1980&lt;br /&gt;Berat dan tinggi badan: 50 kg/172 cm&lt;br /&gt;Suami: Carson Quinn&lt;br /&gt;Anak: Armand Fauzan Quinn&lt;br /&gt;Pendidikan: Pittsburgh Culinary Institute&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karier:&lt;br /&gt;Pembawa acara Ala Chef sejak November 2008&lt;br /&gt;Mendirikan restoran Camus, 2005&lt;br /&gt;Chef di Lydia's Pittsburgh, Pennsylvania&lt;br /&gt;Ahli pastry di Arizona Biltmore Resort, Phoenix, Arizona&lt;br /&gt;Chef di Pertemuan G-8 di Sea Island, Georgia, 2005&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7395607507453175229-6341434926362702137?l=sacharosa-rizki.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/6341434926362702137/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/03/farah-quinn.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/6341434926362702137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/6341434926362702137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/03/farah-quinn.html' title='Farah Quinn???'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbXzKlwNTNI/AAAAAAAAAIY/kYFRrhgDHW0/s72-c/farah_quinn_koki_sexy_indonesia.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229.post-6195950167061111480</id><published>2009-02-26T10:57:00.024+07:00</published><updated>2009-03-10T12:40:27.790+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>For You</title><content type='html'>Sebenarnya blog ini dibuat, didedikasikan untuk saya sendiri. Yang kedua untuk teman-teman pengunjung setia blog ini. Berhubung salah satu teman saya, nietha, meminta artikel untuk 'perut berlipat', saya coba memberikan sedikit tips untuk kamu. Mudah-mudahan mengena ya!!! Karena saya gak tau seberapa parahkah masalah yang anda hadapi, hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otot perut atau rectus abdominis adalah otot yang menempel pada rusuk ke 5, 6 dan 7, dan memanjang ke bawah. Otot perut ini yang membantu menjaga keseimbangan tubuh saat tubuh bergerak, berlari dll. Otot perut yang lemah akan memberikan beban yang terlalu berlebihan kepada bagian tubuh lainnya seperti kaki dan punggung sehingga resiko cedera menjadi lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Macam-macam latihan untuk memperindah bentuk perut anda :&lt;br /&gt;&lt;ul style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;    Basic Crunch&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX6rmSHhWI/AAAAAAAAAJY/7ofd2D9tZL4/s1600-h/ex121005_07.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 138px; height: 72px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX6rmSHhWI/AAAAAAAAAJY/7ofd2D9tZL4/s400/ex121005_07.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311426962471224674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1.    Berbaring dengan kaki ditekuk, kaki rata pada lantai. Tangan berada disamping telinga.&lt;br /&gt;2.    Tekuk bahu kearah lutut (tidak lebih dari 25o ), dengan punggung tetap menempel pada lantai. Kencangkan otot perut. Keluarkan nafas saat mengangkat dan tarik nafas saat menurunkan badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;    Reverse Curl&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX7hGSASnI/AAAAAAAAAJ4/8BsO-STYZ6E/s1600-h/ex121005_08.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 120px; height: 133px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX7hGSASnI/AAAAAAAAAJ4/8BsO-STYZ6E/s400/ex121005_08.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311427881593752178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1.    Berbaring dengan punggung menempel pada lantai. Tangan berada dibelakang kepala. Kaki lurus diangkat ke atas. Pastikan kepala dan bahu selalu menempel pada lantai.&lt;br /&gt;2.    Kencangkan otot perut dan bawa kaki ke depan (45 derajat) tetapi tidak melebihi kepala. Gerakkan secara perlahan ke posisi semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  Oblique Crunch&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX6sIpNzhI/AAAAAAAAAJo/mgF_vJNGHdI/s1600-h/ex121005_09.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 129px; height: 74px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX6sIpNzhI/AAAAAAAAAJo/mgF_vJNGHdI/s400/ex121005_09.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311426971694910994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Berbaring dengan lutut ditekuk, kaki rata pada lantai dan tangan berada di belakang kepala.&lt;br /&gt;2.    Perlahan angkat bahu kiri dan tangan ke arah paha kanan. Perlahan kembali pada posisi semula. Kemudian lakukan untuk sisi yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;    Bridge&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX6sgo2B_I/AAAAAAAAAJw/zJG7fEZJR_A/s1600-h/ex121005_10.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 138px; height: 76px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX6sgo2B_I/AAAAAAAAAJw/zJG7fEZJR_A/s400/ex121005_10.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311426978135803890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Posisikan tubuh Anda, dengan jari kaki menempel pada lantai, sikut berada dibawah bahu. Angkat badan, sehingga yang menempel pada lantai hanya lengan bagian bawah dan jari kaki. Pastikan tubuh lurus dan tidak menungging. Gunakan otot perut untuk menahan tubuh. Tahan selama waktu yang ditentukan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7395607507453175229-6195950167061111480?l=sacharosa-rizki.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/6195950167061111480/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/02/for-you.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/6195950167061111480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/6195950167061111480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/02/for-you.html' title='For You'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SbX6rmSHhWI/AAAAAAAAAJY/7ofd2D9tZL4/s72-c/ex121005_07.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229.post-1580787867693947210</id><published>2009-02-26T10:44:00.003+07:00</published><updated>2009-02-26T10:50:53.784+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hobi'/><title type='text'>Launching Jersey !!!</title><content type='html'>&lt;span lang="id-ID"&gt;Ini dia jersey baru Teknik Sipil ITS, dengan model klasik minimalis dan didominasi oleh warna hijau tua. &lt;/span&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;i&gt;New jersey new hope&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;, jersey yang terinspirasi oleh tim Boston Celtics, juara bertahan NBA, dan dimodifikasi dengan sentuhan modern pada bagian samping, dengan motif daun, mungkin terinspirasi oleh band baru fenomenal, hijau daun (band favorit teman saya yang bernama Ayos, hahaha...), semoga akan membawa harapan baru dan memberi motivasi bagi tim teknik sipil untuk bisa menjuarai Rektor Cup 2009, amin...&lt;/span&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYQaCb8YfI/AAAAAAAAAEo/rp2JzspRpVI/s1600-h/1+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 229px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYQaCb8YfI/AAAAAAAAAEo/rp2JzspRpVI/s400/1+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306947250419425778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYQaNNqyXI/AAAAAAAAAEw/Or9ajfZlL2Q/s1600-h/2+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 229px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYQaNNqyXI/AAAAAAAAAEw/Or9ajfZlL2Q/s400/2+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306947253312342386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYQaNMuBQI/AAAAAAAAAE4/NVA9wctwc8s/s1600-h/3+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 143px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYQaNMuBQI/AAAAAAAAAE4/NVA9wctwc8s/s400/3+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306947253308359938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Gimana menurut kalian ???&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7395607507453175229-1580787867693947210?l=sacharosa-rizki.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/1580787867693947210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/02/launching-jersey.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/1580787867693947210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/1580787867693947210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/02/launching-jersey.html' title='Launching Jersey !!!'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYQaCb8YfI/AAAAAAAAAEo/rp2JzspRpVI/s72-c/1+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229.post-1549954618868966442</id><published>2009-02-24T11:12:00.006+07:00</published><updated>2009-02-26T10:40:55.001+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Sipil'/><title type='text'>Kerja Praktek</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYFD5Jeo1I/AAAAAAAAAB4/U_fxV66Wl44/s1600-h/KP2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYFD5Jeo1I/AAAAAAAAAB4/U_fxV66Wl44/s400/KP2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306934775341032274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebagai mahasiswa Teknik Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, sesuai kurikulum yang berlaku, salah satu syarat kelulusan adalah mengikuti Kerja Praktek. Dalam kegiatan kerja praktek ini para mahasiswa diberikan kebebasan dalam memilih proyek. Kerja praktek dilakukan pada Tahap Sarjana selama minimal 128 jam dengan jangka waktu 2 bulan dan dengan bobot 2 SKS. Di sini saya ingin berbagi pengalaman khususnya kepada rekan-rekan mahasiswa, khususnya lagi rekan-rekan mahasiswa jurusan teknik sipil, mengenai kegiatan kerja praktek yang saya dan tim saya lakukan selama liburan semester kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYFVX0PWPI/AAAAAAAAACA/ojlJgHrWaeg/s1600-h/KP1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 232px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYFVX0PWPI/AAAAAAAAACA/ojlJgHrWaeg/s400/KP1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306935075631225074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Proyek tempat kami melakukan kerja praktek adalah proyek pembangunan “Konversi Dermaga Konvensional menjadi Terminal Multipurpose di Nilam Timur Tanjung Perak Surabaya.” Lokasi proyek tentu saja di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Sebagai informasi, nama Nilam adalah nama sebuah batu mulia yang sangat indah dan pasti harganya juga sangat mahal, mungkin nama ini dipilih sebagai harapan keuntungan yang akan diperoleh dari pengoperasian pelabuhan ini. Perlu diketahui juga Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya merupakan sebuah kompleks pelabuhan yang terdiri dari terminal-terminal, antara lain Terminal Peti Kemas Surabaya, terminal general cargo, terminal curah kering, dan terminal curah cair. Dan uniknya terminal-terminal tersebut juga diberi nama batu-batuan mahal seperti jamrud, berlian, mirah dan nilam. Jadi bisa dibayangkan betapa besarnya keuntungan yang diterima oleh pemilik dan pengelola pelabuhan, yaitu PT Pelindo III. Bicara soal batu-batu mahal, saya teringat pada sebuah batu milik seorang bocah sembilan tahun asal Jombang. Ya benar, Ponari, mungkin batu ini nilainya lebih mahal daripada keempat jenis batu mulia di atas. Bisa dijadikan referensi buat PT Pelindo III, jika ingin membangun dermaga baru bisa menggunakan nama ini, hehe... Bercanda biar tidak stress.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYGMS8txPI/AAAAAAAAACY/WWcohX-A-ek/s1600-h/KP3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 193px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYGMS8txPI/AAAAAAAAACY/WWcohX-A-ek/s200/KP3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306936019217401074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYGkOC54eI/AAAAAAAAACg/Rj7d7NYR934/s1600-h/KP4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYGkOC54eI/AAAAAAAAACg/Rj7d7NYR934/s200/KP4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306936430218043874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Kontraktor Proyek adalah ADHI-MODERN Joint Operation, Konsultan Pengawas adalah PT. INDULEXCO, dan Konsultan Perencana adalah LPMM ITS. Sumber dananya adalah dana intern PT. (Persero) Pelindo III tahun anggaran 2007/2008, dengan nilai kontrak yang tidak boleh disebutkan di sini. Dari judul proyeknya terdapat kata ‘konversi’ jadi maksudnya proyek ini tidak dimulai dari nol, sudah terdapat dermaga eksisting yang akan dirombak sesuai kebutuhan fungsi pelabuhan. Lingkup pekerjaannya antara lain: Pembangunan lapangan penumpukan, perbaikan dinding caisson, pembangunan pelebaran dermaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kami memilih proyek pelabuhan, sebenarnya bukan ketidaksengajaan, karena memang sudah direncanakan jauh-jauh bulan, ada salah satu orang di tim saya yang rencana tugas akhirnya adalah perencanaan pelabuhan. Di Jurusan Teknik Sipil ITS sendiri ada 5 bidang perancangan teknik sipil yaitu: Bidang Struktur; Bidang Hidroteknik; Bidang Geoteknik; Bidang Transportasi; dan Bidang Manajemen Konstruksi. Pelabuhan sendiri masuk dalam bidang transportasi. Walaupun bidang transportasi ini banyak peminatnya, hampir setara jumlahnya dengan bidang struktur, tetapi setiap tahunnya yang mengambil tugas akhir perencanaan pelabuhan tidak pernah lebih dari lima orang mahasiswa, jadi sungguh beruntunglah mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan tugas akhirnya di bidang pelabuhan, karenan menjadi orang-orang yang eksklusif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan kerja praktek kami di proyek ini menitikberatkan pada metode pelaksanaan di lapangan, karena hal itulah yang tidak didapatkan di bangku kuliah. Metode pelaksanaan dibagi menjadi dua, yaitu pekerjaan di darat dan pekerjaan di laut. Berikut sedikit ulasan dari saya mengenai pekerjaan-pekerjaan tersebut, disertai gambar-gambar agar lebih jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;1. Pekerjaan Pemancangan Tiang Pancang Pipa (Spun Pile)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada perencanaan awal proyek Dermaga Nilam Timur ini, untuk pekerjaan sub structure seluruhnya digunakan tiang pancang baja sebagai penyangga. Namun setelah dikaji ulang dari segi pembiayaan, harga tiang pancang baja ini lebih mahal dua kali lipat bila dibandingkan dengan tiang pancang beton. Sedangkan apabila dilihat dari segi teknis tiang pancang beton lebih tahan korosi bila dibandingkan dengan tiang pancang baja, mengingat lokasi pembangunan proyek ini berada di daerah laut. Akhirnya diputuskan pondasi pada laut menggunakan tiang pancang baja dan pondasi di darat menggunakan tiang pancang beton. Untuk tiang pancang baja yang digunakan di laut tentu saja diberikan perlakuan khusus untuk menghindari korosi, yaitu di coating untuk bagian yang berinteraksi langsung dengan air laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYGs7QzwxI/AAAAAAAAACo/vh9bz-g7Oys/s1600-h/KP5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 315px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYGs7QzwxI/AAAAAAAAACo/vh9bz-g7Oys/s400/KP5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306936579794912018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pemancangan tiang pancang baja di laut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYGyrHXcZI/AAAAAAAAACw/F2BjD4rbEPE/s1600-h/KP6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 318px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYGyrHXcZI/AAAAAAAAACw/F2BjD4rbEPE/s400/KP6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306936678539555218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:78%;"  &gt;Tiang pancang yang ujungnya sudah diberi tulangan dan dicor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;2. Metode Beton Precast Dermaga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengerjaan pembetonan konstruksi dermaga, di mana pengerjaannya dilakukan di laut dengan tingkat kesulitan yang relatif tinggi, membutuhkan cara yang lebih tepat dan modern, untuk meningkatkan efisiensi kerja yang lebih tinggi tanpa mengurangi mutu yang telah direncanakan.&lt;br /&gt;Maka, pemilihan metode beton precast menjadi salah satu alternatif bagi tujuan di atas. Pada prinsipnya penggunaan metode beton precast ini adalah memindahkan sebagian besar pekerjaan pembetonan yang dilakukan di laut menjadi di darat, atau dengan kata lain merubah sebagian besar pekerjaan pengecoran in situ menjadi pembetonan dengan cara precast.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYG5XWG6SI/AAAAAAAAAC4/HyTDo7wtiNE/s1600-h/KP7.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 303px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYG5XWG6SI/AAAAAAAAAC4/HyTDo7wtiNE/s400/KP7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306936793491761442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Precast  plank fender&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYG_V-nCkI/AAAAAAAAADA/PCji_fTiwUY/s1600-h/KP8.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 305px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYG_V-nCkI/AAAAAAAAADA/PCji_fTiwUY/s400/KP8.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306936896203983426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Precast Balok&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYHKrO0gdI/AAAAAAAAADI/l_3A3ntZOqM/s1600-h/KP9.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 344px; height: 344px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYHKrO0gdI/AAAAAAAAADI/l_3A3ntZOqM/s400/KP9.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306937090887680466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Pemasangan precast pile cap di laut &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYHQUDQtVI/AAAAAAAAADQ/9-O95-GoN_c/s1600-h/KP10.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 345px; height: 345px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYHQUDQtVI/AAAAAAAAADQ/9-O95-GoN_c/s400/KP10.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306937187744396626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Pemasangan precast pile cap di laut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYHVoHvzxI/AAAAAAAAADY/GA6qtgxOZvY/s1600-h/KP11.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 369px; height: 283px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYHVoHvzxI/AAAAAAAAADY/GA6qtgxOZvY/s400/KP11.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306937279031267090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Precast pile cap yang sudah terpasang, akan diberi tulangan dan dicor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYHaFSPg8I/AAAAAAAAADg/415A6sLTHGY/s1600-h/KP12.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 328px; height: 257px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYHaFSPg8I/AAAAAAAAADg/415A6sLTHGY/s400/KP12.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306937355579392962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Precast balok yang sudah terpasang dan telah diberi tulangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;3.  Pemasangan Perlengkapan Dermaga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYHlpQsJPI/AAAAAAAAADw/uf2TFoMobWg/s1600-h/KP14.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 296px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYHlpQsJPI/AAAAAAAAADw/uf2TFoMobWg/s400/KP14.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306937554215118066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Bollard&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYHgnQMqUI/AAAAAAAAADo/-U_B4lnzaNc/s1600-h/KP13.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 268px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYHgnQMqUI/AAAAAAAAADo/-U_B4lnzaNc/s400/KP13.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306937467776837954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Pemasangan rubber fender&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYHqAhvpyI/AAAAAAAAAD4/Sn2SaePdj9I/s1600-h/KP15.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYHqAhvpyI/AAAAAAAAAD4/Sn2SaePdj9I/s400/KP15.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306937629180143394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Pemasangan crane&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sekian dulu dari saya. Harapannya semoga bisa bermanfaat. Saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada manajer proyek, bapak Ir. Sukaryo atas kesempatan yang telah diberikan kepada kami. Juga kepada pembimbing kami bapak Syaiful (ini yang paling berwibawa, jadi sungkan), mas Arfian (ini yang paling gokil dan cakep seproyek, katanya seh), dan mbak Deva (ini yang paling cerewet, tapi aslinya baik kok) atas keikhlasan dan kesabarannya membimbing kami, sehingga kami bisa memperoleh nilai A, tapi yang lebih penting itu ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan. Tidak lupa juga terima kasih kepada mbak Eka selaku sekertaris proyek (yang paling cantik dan baik hati, ini yang tukang ngabsen, he...). Semoga sukses selalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYH3nsyUhI/AAAAAAAAAEY/yACnGwq6Z3w/s1600-h/KP19.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 160px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYH3nsyUhI/AAAAAAAAAEY/yACnGwq6Z3w/s200/KP19.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306937863033737746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYH3fyWUrI/AAAAAAAAAEA/KSBjxIHYEos/s1600-h/KP16.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 160px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYH3fyWUrI/AAAAAAAAAEA/KSBjxIHYEos/s200/KP16.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306937860909585074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYH3lxDJQI/AAAAAAAAAEQ/IRk13usjCH4/s1600-h/KP18.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 160px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYH3lxDJQI/AAAAAAAAAEQ/IRk13usjCH4/s200/KP18.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306937862514746626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYH3YQ1n5I/AAAAAAAAAEI/jjcz2xVAf5s/s1600-h/KP17.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 160px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYH3YQ1n5I/AAAAAAAAAEI/jjcz2xVAf5s/s200/KP17.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306937858889981842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYIHKejB7I/AAAAAAAAAEg/3TbzTmEPzxg/s1600-h/KP20.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 264px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYIHKejB7I/AAAAAAAAAEg/3TbzTmEPzxg/s400/KP20.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306938130067294130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7395607507453175229-1549954618868966442?l=sacharosa-rizki.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/1549954618868966442/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/02/kerja-praktek.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/1549954618868966442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/1549954618868966442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/02/kerja-praktek.html' title='Kerja Praktek'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYFD5Jeo1I/AAAAAAAAAB4/U_fxV66Wl44/s72-c/KP2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229.post-1000983655846526736</id><published>2009-02-13T17:35:00.003+07:00</published><updated>2009-02-26T10:51:37.031+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lucu'/><title type='text'>Budi Anduk for Presiden</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SZVN1Ng_UTI/AAAAAAAAAA4/dbjAPyOlIl0/s1600-h/budi+anduk+for+president.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 315px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SZVN1Ng_UTI/AAAAAAAAAA4/dbjAPyOlIl0/s400/budi+anduk+for+president.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302229712855060786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dukung Budi Anduk for President! Beli juga kaosnya, produksi anak-anak Sacharosa! hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SZVN1IX9K0I/AAAAAAAAABA/yAVyH9IWDdE/s1600-h/Kaos+Budi+Anduk.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 306px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SZVN1IX9K0I/AAAAAAAAABA/yAVyH9IWDdE/s400/Kaos+Budi+Anduk.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302229711474993986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7395607507453175229-1000983655846526736?l=sacharosa-rizki.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/1000983655846526736/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/02/budi-anduk-for-presiden.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/1000983655846526736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/1000983655846526736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/02/budi-anduk-for-presiden.html' title='Budi Anduk for Presiden'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SZVN1Ng_UTI/AAAAAAAAAA4/dbjAPyOlIl0/s72-c/budi+anduk+for+president.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7395607507453175229.post-6132753663876579805</id><published>2009-02-13T13:48:00.005+07:00</published><updated>2009-04-13T10:54:23.644+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>Sehat itu indah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYCEUQTt3I/AAAAAAAAABo/CJ8nRrrLzXM/s1600-h/IMG_2044.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 153px; height: 191px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYCEUQTt3I/AAAAAAAAABo/CJ8nRrrLzXM/s400/IMG_2044.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306931484082550642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamualaikum wr.wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkenalkan nama saya Rizki Setiadi, 23 tahun, mahasiswa Teknik Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember. “Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat”, itu adalah moto hidup saya. Jadi kesehatan itu sangat penting menurut saya. Sehat itu adalah modal, modal untuk hidup lebih tepatnya. Jangan sampai kita kehilangan modal yang sangat berharga ini. Definisi sehat menurut saya adalah kondisi dimana kita merasa tubuh kita nyaman, sehingga bisa menunjang dalam menyelesaikan semua pekerjaan kita dengan maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua masalah yang dihadapi pria pada umumnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;1. Bagaimana Turun Berat Badan dengan Sehat ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjaga agar berat tubuh tetap ideal memang tidak mudah bagi pria aktif yang sehari-harinya sibuk bekerja, dihujani oleh stres dan jadwal yang padat. Akibatnya, ukuran pinggang dapat bertambah akibat dari pola diet yang tidak berimbang, yaitu makan dalam jumlah berlebih dengan kandungan nutrisi yang tidak sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa disadari perubahan pola makan ini dapat terus menerus menggeser jarum timbangan ke arah kanan, sehingga berat badan pun semakin bertambah. Oleh karena itu, Anda perlu mengembalikan berat badan Anda menjadi ideal, dengan menerapkan pola diet yang benar dan sehat. Untuk menurunkan berat badan, Anda cukup mendisain program menu dengan mengurangi asupan kalori yang masuk agar lebih kecil daripada kalori yang dikeluarkan untuk beraktivitas, sehingga kekurangan kalori yang dibutuhkan tubuh dapat diambil dari lemak yang tersimpan dalam tubuh dan berat badan menjadi berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun terkadang selain lemak, protein juga dijadikan sebagai sumber energi bagi Anda yang sedang dalam diet. Padahal, bagi seorang pria, protein sangat penting untuk dijaga, karena sangat berpengaruh terhadap massa otot. Oleh sebab itu, bagi Anda yang sedang berdiet, massa otot tetap penting untuk dipertahankan, yaitu dengan asupan protein yang tingi dalam program diet Anda. Dengan latihan yang teratur, efektivitas penurunan berat badan ini akan lebih baik, bahkan membantu pembentukan massa otot akan menjadi lebih optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;2. Mengapa Berat Badan Tak Kunjung Bertambah ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peningkatan berat badan memang bukan suatu hal yang mudah, terdapat banyak faktor yang mempengaruhi peningkatan tersebut, antara lain asupan kalori yang lebih tinggi daripada kalori yang dipergunakan untuk beraktivitas. Selain itu, anda juga perlu memperhatikan kecukupan asupan L-Lysine. L-Lysine merupakan asam amino penting yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh, yang merupakan asam amino pembatas pada menu makanan orang asia pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa L-Lysine Penting ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan asupan L-Lysine yang cukup, maka susunan dan kelengkapan asam amino menjadi lebih baik sehingga mengoptimalkan kualitas protein untuk penambahan berat badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepung-tepungan merupakan bahan makanan yang paling kekurangan terhadap lysine (termasuk juga beras), sehingga kualitas proteinnya rendah jika dibandingkan dengan protein referensi. Bahkan aktivitas memasak, membakar, dan mendinginkan bahan pangan tersebut, akan mengurangi kandungan Lysine di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi masyarakat yang mengkonsumsi nasi sebagai bahan pangan pokoknya, akan memiliki kecenderungan untuk kekurangan L-Lysine, yang dapat mengakibatkan kegagalan pertumbuhan. Itulah mengapa, orang Indonesia memiliki kecenderungan sulit untuk meningkatkan berat badannya. Oleh karena itu, fortifikasi L-Lysine di dalam konsumsi makanan kita sehari-hari sangatlah penting khususnya untuk meningkatkan kualitas protein dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Dengan meningkatnya kualitas protein, sintesis protein untuk meningkatkan berat badan akan lebih optimal dan efektif! Selain itu, fortifikasi L-Lysine juga di peruntukkan untuk menambah nafsu makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jangan Geleng-geleng Kepala Lagi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ditanya mengenai cafe mana sih.. yang mempunyai porsi makanan yang paling besar, pasti kaum pria yang tahu jawabannya bahkan sampai hafal harganya. Tetapi, jika ditanya mengenai nutrisi makanan, giliran kaum wanita yang angkat bicara dikala kebanyakan kaum pria hanya geleng-geleng kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum pria memang jarang ada yang peduli dengan nutrisi pada makanan. Paling-paling tahunya hanya bagaimana caranya mengenyangkan perut tanpa memperhatikan keseimbangan nutrisi yang masuk ke tubuhnya. Tentunya kita sebagai kaum pria tidak mau disepelekan, hanya karena kita tidak tahu mengenai nutrisi makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan maksud kami untuk terlalu serius, tetapi tidak ada salahnya kan…jika kita mulai mengetahui apa itu nutrisi makanan. Setidaknya setelah membaca artikel ini, anda akan mengurangi jumlah pria yang geleng-geleng kepala jika ditanya mengenai nutrisi makanan. Di dalam diet yang kita makan terdapat 5 komponen nutrisi yang penting, yaitu karbohidrat, lemak, protein, dan yang juga tak kalah penting adalah vitamin dan mineral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;■ Karbohidrat&lt;br /&gt;Pada dasarnya karbohidrat adalah sumber tenaga utama. Jadi jika berbicara tentang latihan beban, maka karbohidrat adalah nutrien yang membantu mengoptimalkan tenaga kita ketika berlatih. Karbohidrat merupakan komponen organik yang terdiri dari karbon, hidrogen dan oksigen. Karbohidrat terbagi menjadi 2 jenis, yaitu Karbohidrat Sederhana, dan Karbohidrat Kompleks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karbohidrat sederhana artinya bentuknya sederhana, jadi di dalam tubuh mudah sekali diubah menjadi gula darah Contoh: roti, gula pasir, minuman manis, melon semangka. Kelemahan dari karbohidrat sederhana adalah mudah diubah menjadi gula darah, maka kadar gula darah akan meningkat dengan cepat. Hal ini akan mengakibatkan tubuh akan berespon dengan mengeluarkan hormon insulin. Insulin adalah hormon anabolik yang berfungsi memasukkan nutrien ke dalam sel terutama gula. Karena gula darah cepat meninggi, maka insulin yang keluar dari tubuh juga cepat meninggi. Hal ini berakibat gula darah dalam peredaran darah cepat hilang. Akibatnya tubuh menjadi lemas, dan latihan tidak akan menjadi optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karbohidrat Kompleks berfungsi sebaliknya, karena lambat dilepas ke dalam darah, maka respon insulin juga relatif sedang, hingga menjamin tersedianya supply energi yang konstan guna kepentingan latihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;■  Lemak&lt;br /&gt;Mungkin Anda langsung memasang wajah “jutek” begitu mendengar kata lemak, Sangat terlihat di wajah Anda begitu bencinya Anda terhadap lemak. Anda pasti masih sakit hati, ketika teman wanita Anda mencubit perut Anda sebagai ungkapan betapa gemasnya dia terhadap perut buncit Anda. Contoh kasus tersebut membuat beberapa orang menjadi benci terhadap lemak dan berusaha untuk tidak mengkonsumsinya sama sekali. Hal tersebut merupakan kesalahan nutrisional yang besar, karena tanpa asupan lemak, kita tidak akan dapat mencapai prestasi potensial yang kita miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh kita mampu membuat lemak yang berasal dari karbohidrat, protein dan lemak. Tetapi, terdapat 2 jenis lemak yang tidak dapat dibuat oleh tubuh, yaitu Asam Linoleat (Omega-6) dan Asam Linolenat (Omega-3). Kedua jenis lemak ini harus dikonsumsi dari makanan sehari - hari dan disebut sebagai Asam Lemak Esensial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi kedua asam lemak tersebut adalah untuk mempertahankan struktur otak, mata, testis, ovarium, kelenjar adrenal dan membran sel (selaput) yang membungkus setiap sel dalam tubuh manusia. Tanpa kedua asam lemak tersebut kita tidak dapat berpikir, melihat, menggerakkan otot, bahkan bereproduksi (Hmmm…bener-bener mimpi buruk). Anda dapat memperoleh omega-6 pada kebanyakan ikan, dan omega-3 pada produk kacang - kacangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi hentikan kebiasaan Anda yang sering memecahkan cermin di kamar mandi karena Anda benci dengan tumpukkan lemak-lemak di tubuh Anda. (Ingat... harga cermin tidak murah). Apalagi jika Anda sampai menghentikan sama sekali asupan lemak dalam diet sehari-hari. Yang perlu Anda lakukan adalah membatasi konsumsi lemak, kira-kira 25% dari jumlah kalori Anda sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;■  Protein&lt;br /&gt;Protein adalah sumber kalori dan berguna sebagai tenaga jika karbohidrat yang tersedia tidak sesuai selama berlangsungnya diet ketat atau latihan yang melelahkan. Protein bermanfaat untuk membangun dan memperbaiki otot, sel darah merah, rambut, dan jaringan lain, serta menghasilkan hormon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar struktur protein adalah asam amino yang mana 20 diantaranya dikenali sebagai konstituen sebagian besar protein. Asam amino berkombinasi membentuk protein dalam sebuah “ikatan peptida”. Asam amino terbagi atas asam amino esensial, yang artinya tidak dapat dibentuk oleh tubuh sehingga harus diperoleh dari makanan kita sehari-hari, dan asam amino non esensial, yang secara alami dapat diproduksi di dalam tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Anda yang mempunyai hobi olahraga dan ingin membesarkan otot-otot sehingga badan Anda terlihat seperti ukiran patung Hercules, Anda harus mengkonsumsi lebih banyak protein dalam diet sehari-hari. Beberapa alasan yang mendukung pernyataan tersebut di atas adalah karena hanya protein yang membentuk otot, protein mengurangi dan membantu pecegahan kehilangan otot selama diet, protein juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan pengeluaran insulin. Yang tidak kalah pentingnya adalah protein merupakan sumber glutamine dan mengandung BCAA (asam amino rantai panjang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Glutamine merupakan asam amino yang yang secara alami di sintesa tubuh, tetapi banyak dilepaskan otot selama melakukan latihan. Glutamine ini berperan penting terhadap sistem kekebalan tubuh dan pembentukan protein otot yang lebih optimal. BCAA merupakan asam amino rantai cabang yang terdiri dari asam-asam amino esensial valine, leucine, dan isoleucine yang merupakan bagian dari protein otot. Asupan BCAA ini membantu mencegah terjadinya pemecahan protein otot selama latihan yang cukup intensif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;■  Vitamin &amp;amp; Mineral&lt;br /&gt;Kedua komponen ini terkadang terlupakan oleh kita, padahal vitamin dan mineral tidak kalah pentingnya dengan komponen-komponen major lainnya di dalam diet kita. Vitamin dan mineral memang bukan merupakan sumber tenaga. Tetapi, vitamin dapat mengatur rekasi kimia dalam tubuh kita dan membantu dalam proses metabolisme tubuh, meliputi vitamin A, B kompleks, C, D, E dan K. Kebanyakan vitamin adalah zat kimia yang tidak dihasilkan tubuh, sehingga harus kita peroleh dari diet kita sehari-hari. Mineral jika dikombinasikan dengan unsur-unsur lain di dalam makanan dengan berbagai cara, dapat membentuk struktur tubuh dan mengatur proses di dalam tubuh. Misalnya: kalsium yang dipergunakan untuk mengoptimalkan pertumbuhan tulang, dan zat besi yang mengalirkan oksigen dalam sel darah merah. Mineral penting lainnya adalah magnesium, phosphorus, sodium, potassium, dan seng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membaca artikel ini, saya harap Anda mulai menyadari betapa pentingnya mengetahui apa itu nutrisi makanan. Dan sangat penting bagi kita untuk menjaga keseimbangan asupan nutrisi dalam diet kita sehari-hari. Jadi sekarang jika ada yang bertanya pada Anda mengenai nutrisi makanan, jangan geleng-geleng kepala lagi !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara hidup Yang Lebih Sehat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layaknya menyikat gigi tiap hari, kebiasaan hidup sehat harus dipupuk setiap hari. Berikut ini adalah panduan untuk melakukannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.         Aktivitas harus merupakan rutinitas&lt;br /&gt;     Jalan, lari ataupun lompat dilakukan minimal 20 menit sehari.&lt;br /&gt;2.         Minum multivitamin&lt;br /&gt;3.         Lindungilah kulit anda&lt;br /&gt;     Oleskan sun block pada wajah, leher, lengan dan tangan terlebih pada saat musin dingin. Ini                 juga melindungi kulit dari perubahan iklim. Jagalah kelembapan kulit tiap hari.&lt;br /&gt;4.         Makan buah-buahan, sayuran, gandum-ganduman, dan susu rendah lemak dan protein                                 yang cukup. Kurangi manis-manisan (ingat diabetes!) dan makanan olahan lainnya.&lt;br /&gt;5.         Lakukanlah meditasi atau berdiam diri dengan tenang lima menit tiap hari.&lt;br /&gt;6.         Carilah ketenangan batin diri anda.&lt;br /&gt;     Carilah apa yang menginspirasi anda, kembangkan tingkat kesadaran anda, motivasi diri                         anda, dan puaskan jiwa anda.&lt;br /&gt;7.         Latihlah otak anda&lt;br /&gt;     Membaca, belajar, menyelesaikan masalah dan mempelajari keahlian baru. Tidak berbeda                         dengan tubuh, otak tidak akan berkembang jika jarang digunakan.&lt;br /&gt;8.         Peluklah seseorang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tips "Makan Yang Tepat"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYCtFIQIAI/AAAAAAAAABw/1Nx9sD1CH_0/s1600-h/nut191201_01.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 128px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYCtFIQIAI/AAAAAAAAABw/1Nx9sD1CH_0/s400/nut191201_01.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306932184396865538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selain banyak mengkonsumsi makanan mentah, untuk meringankan kerja alat pencernaan dan mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dari kegiatan bersantap, ada baiknya Anda simak tip-tip berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.         Dalam setiap menu, pastikan ada satu makan mentah.&lt;br /&gt;2.         Batasi keinginan makan ketika stres.&lt;br /&gt;3.         Makanlah ketika perut kosong.&lt;br /&gt;4.         Ingatlah selalu, kunyah makanan hingga lembut.&lt;br /&gt;5.         Makin lama makanan dimasak, makin lama pencernaan harus bekerja.&lt;br /&gt;6.         Memperbanyak makanan mentah, akan mempercepat proses penyembuhan penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian ulasan dari saya, mohon maaf jika terdapat kesalahan, maaf juga jika dalam tulisan ini saya lebih fokus terhadap laki-laki, karena menurut saya kaum perempuan sudah tidak awam lagi mengenai masalah ini. Tujuan saya hanya ingin menumbuhkan kepedulian terhadap kesehatan, karena kesehatan sering dianggap hal yang sepele. Mudah-mudahan bisa bermanfaat, karena keberhasilan anda adalah keberhasilan saya juga. Tetap semangat !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7395607507453175229-6132753663876579805?l=sacharosa-rizki.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/feeds/6132753663876579805/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/02/sehat-itu-indah.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/6132753663876579805'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7395607507453175229/posts/default/6132753663876579805'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sacharosa-rizki.blogspot.com/2009/02/sehat-itu-indah.html' title='Sehat itu indah'/><author><name>sacharosa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17817829914475414787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaX__NEwiPI/AAAAAAAAABI/1eXpisuieTw/S220/closeup.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mD0_nnPE05E/SaYCEUQTt3I/AAAAAAAAABo/CJ8nRrrLzXM/s72-c/IMG_2044.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry></feed>
